Selasa, 16 Juli 2024 | 12:56
NEWS

Shalat Idul Adha 1445 H Berjemaah di KBRI Bandar Seri Begawan

Shalat Idul Adha 1445 H Berjemaah di KBRI Bandar Seri Begawan
Shalat Idul Adha 1445 H berjemaah di KBRI Bandar Seri Begawan (Dok Pensosbud KBRI)

ASKARA - Kedutaan Besar RI di Bandar Seri Begawan menggelar shalat Idul Adha 1445 H pada Senin (17/06). Gema takbir berkumandang sejak pagi hari di halaman KBRI di mana sekitar seribu orang berkumpul untuk menunaikan ibadah shalat berjemaah.

Dalam sambutan sebelum shalat, Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Prof. Dr. Achmad Ubaedillah, mengajak seluruh warga Indonesia di Brunei untuk memaknai arti dari perayaan Idul Adha dengan menjaga kerukunan dan kedekatan antar sesama masyarakat Indonesia.

“Ini selalu saya sampaikan, agar masyarakat Indonesia di Brunei untuk selalu mengikuti aturan-aturan yang dikeluarkan pemerintah Brunei. Jika ada hal-hal yang kurang dipahami mengenai peraturan setempat, silakan langsung konsultasi dengan KBRI,“ ujar Ubaedillah.

Kutbah Idul Adha disampaikan oleh Dr. Gamal Abd Nasir bin Zakaria, seorang dosen pendidikan Islam asal Indonesia pada Unverisiti Brunei Darussalam (UBD). Dalam khutbahnya, Dr. Gamal mengingatkan kembali akan peristiwa yang dialami oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, serta tingkat ketaatan dan kepasrahan paling tinggi yang ditunjukkan keduanya terhadap perintah Allah SWT. Dari suritaulandan itu kita diajarkan untuk menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah.

“Tujuan menunaikan kurban adalah mengangkat harkat manusia. Ibadah kurban mengajarkan kita untuk bersabar dan tawakal. Karena sesuatu yang kita nilai paling berharga sekali pun kalau sudah diminta Allah menjadi tidak ada artinya,” pungkas Dr. Gamal.

Seusai rangkaian shalat dan khutbah, acara dilanjutkan dengan halal bihalal, ramah tamah, dan santap makan bersama. Acara ini dimanfaatkan oleh warga Indonesia di Brunei sebagai wadah untuk berkumpul dan mempererat silaturahmi antara WNI yangjuga untuk sedikit mengobati rindu kampung halaman. Setelahnya, Dubes Ubaedillah dan Ibu Siti Rif’ah bergegas memenuhi undangan Sultan Hassanal Bolkiah untuk bersilaturahmi di Istana Nurul Iman bersama dengan tamu-tamu kehormatan lainnya dari Brunei maupun Perwakilan negara-negara asing di Brunei.

Sama dengan Indonesia, Pemerintah Brunei menetapkan tanggal 10 Dzulhijjah 1445 H jatuh pada tanggal 17 Juni 2024. Penetapan ini sesuai hasil rukyah yang disahkan Ketua Hakim Syarie disaksikan oleh Mufti Kerajaan dan pejabat-pejabat pada Mahkamah Syariah, Jabatan Kehakiman Negara, Mufti Kerajaan, Kementerian Agama dan Kementerian Pembangunan, setelah melakukan pengamatan hilal di empat lokasi di wilayah Brunei.

 

 

Komentar