Selasa, 16 Juli 2024 | 12:40
MILITER

Dandim 1708/BN Dinobatkan sebagai Mandawarek dalam Tradisi Barapen di Kampung Kbusdori

Dandim 1708/BN Dinobatkan sebagai Mandawarek dalam Tradisi Barapen di Kampung Kbusdori
Dandim 1708/BN Letkol Inf Marsen Sinaga, S.Hub.Int., M.Han terima daging barapen dari salah satu mama warga Kampung Kbusdori pada acara Dandim dinobatkan sebagai Mandawarek

ASKARA - Dandim 1708/BN Letkol Inf Marsen Sinaga, S.Hub.Int., M.Han mendapatkan kehormatan dinobatkan sebagai Mandawarek dalam upacara adat barapen atau bakar batu yang diadakan di SD Ipres Wombeisau, Jalan Swandiwe, Kampung Kbusdori, Distrik Swandiwe, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Jumat (14/6).

Dalam acara adat tersebut, Letkol Inf Marsen Sinaga didampingi Ketua Persit KCK Cab XXI Dim 1708/BN Ny. Marsen Sinaga. 

Kedatangannya disambut hangat dengan serangkaian tradisi adat Biak yang meliputi penanggalan tas noken, pemasangan mahkota, dan ritual injak piring sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan dari masyarakat adat setempat.

Penobatan Letkol Inf Marsen Sinaga sebagai Mandawarek, yang berarti seseorang yang selalu ingat Kampung Kbusdori merupakan penghormatan dan apresiasi atas kunjungannya ke kampung tersebut. 

 

Dandim 1708/BN Letkol Inf Marsen Sinaga, S.Hub.Int., M.Han menyuapkan daging barapen kepada Ketua Adat Biak Barat Kalfin Mofu. (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

Gelar ini menunjukkan penerimaan dan penghargaan masyarakat adat terhadap dedikasi dan kepedulian Dandim terhadap Kampung Kbusdori.

Kepala Kampung Kbusdori Yakonias Kmur dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi yang mendalam atas kunjungan Dandim ke kampungnya. 

"Hari ini kita memberikan apresiasi kepada Bapak Dandim yang datang ke Kampung Kbusdori. Hal ini membuat masyarakat di sini mencatat lembaran baru di kampung kami sebagai tempat yang terpilih untuk dikunjungi,“ ungkapnya.

Dandim 1708/BN Letkol Inf Marsen Sinaga, S.Hub.Int., M.Han disambut masyarakat Kbusdori dan dipasangkan mahkota oleh Ketua Sanggar Mandoni Yunus Dimara. (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

Yakonias Kmur juga menambahkan bahwa masyarakat Kbusdori percaya bahwa Dandim yang datang ke kampung mereka dan berpijak dari kampung ini akan menjadi orang sukses.

“Kami telah menerima Bapak Dandim sebagai Mandawarek secara adat, nama yang kami berikan adalah menyambung sebagai mitra kerja dari pemerintah, kampung, dan masyarakat adat yang ada di tempat ini,“ tambahnya.

Dalam sambutannya Dandim 1708/BN menyampaikan kegembiraannya atas sambutan hangat dari masyarakat Kbusdori. 

Dandim 1708/BN Letkol Inf Marsen Sinaga, S.Hub.Int., M.Han dan Ketua Persit KCK Cab XXI Dim 1708/BN Ny. Marsen Sinaga ikut bantu barapen. (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

“Pada kesempatan hari ini, terus terang saya sangat bergembira dan bersyukur karena telah disambut oleh seluruh masyarakat Kampung Kbusdori, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh pemuda Kampung Kbusdori,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas gelar yang diberikan kepadanya. 

"Saya telah dinobatkan sebagai Mandawarek, yang berarti saya adalah anak adat di kampung ini,” tuturnya dengan penuh rasa syukur.

Foto bersama. (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

Pelaksanaan barapen sebagai bagian dari acara tersebut juga mendapat apresiasi dari Dandim. 

"Kita telah melaksanakan barapen sebagai wujud rasa syukur dan semoga dengan adanya barapen ini menjadi berkat untuk kita semua,“ tambahnya.

Lebih lanjut, Dandim juga mengajak masyarakat untuk membangun hubungan lebih dekat lagi antara Kodim 1708/BN dan masyarakat Kbusdori. 

Menurutnya, hubungan yang erat antara militer dan masyarakat dapat menciptakan sinergi positif dalam berbagai aspek pembangunan.

Pada kesempatan tersebut, Dandim juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kondusifitas Pilkada yang akan datang. 

"Mari kita sama-sama mengajak masyarakat untuk mendukung lancarnya kegiatan Pilkada. Mari kita laksanakan Pilkada dengan aman, damai, dan cerdas, pilihlah kepala daerah sesuai hati nurani masing-masing,” ucapnya.

Acara tersebut, diakhiri dengan pembukaan barapen oleh Dandim 1708/BN didampingi Ketua Persit KCK Cab XXI DIM 1708/BN, dilanjutkan makan bersama masyarakat Kampung Kbusdori. 

“Tradisi barapen ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara anggota Kodim 1708/BN dan masyarakat serta menjadi momen berharga dalam menjaga nilai-nilai budaya dan tradisi setempat,“ tandas Dandim. (Pen Kodim 1708/BN)

Komentar