Rabu, 17 Juni 2026 | 01:03
MILITER

Putra Terbaik TNI Harumkan Merah Putih di Kampus Militer Elite Amerika

Putra Terbaik TNI Harumkan Merah Putih di Kampus Militer Elite Amerika
Tiga perwira terbaik Indonesia berhasil menuntaskan pendidikan di US Army Command and General Staff College (CGSC), Amerika Serikat, pada Tahun Akademik 2025–2026 (Dok Askara)

ASKARA - Semangat juang dan kualitas sumber daya manusia TNI kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Tiga perwira terbaik Indonesia berhasil menuntaskan pendidikan di US Army Command and General Staff College (CGSC), Amerika Serikat, pada Tahun Akademik 2025–2026, membawa nama bangsa dan mengibarkan kehormatan Merah Putih di salah satu lembaga pendidikan militer paling bergengsi di dunia.

Salah satu perwira yang mencuri perhatian adalah Mayor Inf Dr. Zulfikar Rakita Dewa, S.E., S.Hub.Int., M.I.Pol., M.H., M.M., MOS, yang tidak hanya menyelesaikan pendidikan di CGSC, tetapi juga berhasil meraih gelar Master of Operational Studies (MOS), yang menjadi gelar magister keempat dalam perjalanan akademiknya.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa prajurit Indonesia mampu bersaing dan berprestasi di lingkungan pendidikan militer internasional yang sangat kompetitif. Dengan latar belakang ilmu ekonomi, manajemen, hubungan internasional, ilmu politik, hukum, hingga ilmu pemerintahan tingkat doktoral, Mayor Zulfikar memiliki fondasi multidisiplin yang memperkuat kapasitas kepemimpinan dan pemikiran strategis dalam menghadapi dinamika keamanan global yang semakin kompleks.

CGSC yang bermarkas di Fort Leavenworth, Kansas, dikenal sebagai "kawah candradimuka" para pemimpin militer dunia. Sejumlah tokoh besar Indonesia pernah menimba ilmu di lembaga ini, di antaranya Pahlawan Revolusi Jenderal TNI Ahmad Yani dan Presiden ke-6 Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Susilo Bambang Yudhoyono.

Pada tahun akademik 2025–2026, CGSC meluluskan 951 peserta, termasuk 120 perwira internasional dari 92 negara. Di tengah lingkungan akademik multinasional tersebut, tiga perwira Indonesia berhasil menunjukkan kemampuan, disiplin, dan profesionalisme yang menjadi ciri khas prajurit TNI.

Keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mencerminkan kualitas sumber daya manusia pertahanan Indonesia yang semakin diperhitungkan di panggung global. Kehadiran para perwira Indonesia di lingkungan strategis internasional sekaligus memperkuat diplomasi pertahanan dan hubungan kerja sama dengan negara-negara sahabat.

Selama menjalani pendidikan, para perwira tidak hanya mempelajari kepemimpinan dan operasi militer modern, tetapi juga membangun jejaring strategis dengan rekan-rekan dari berbagai belahan dunia. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan keamanan masa depan yang menuntut kolaborasi dan pemikiran lintas negara.

Mayor Inf Dr. Zulfikar Rakita Dewa menilai pendidikan di CGSC memberikan kesempatan berharga untuk memahami berbagai perspektif dalam menghadapi tantangan keamanan kontemporer.

"Pendidikan ini memberikan kesempatan untuk memahami berbagai perspektif dalam menghadapi tantangan keamanan masa kini dan masa depan, sekaligus memperkuat kerja sama serta jejaring profesional dengan rekan-rekan dari berbagai negara," ujarnya.

Keberhasilan tiga putra terbaik bangsa tersebut menjadi cerminan bahwa Indonesia memiliki prajurit-prajurit yang tidak hanya tangguh di medan tugas, tetapi juga unggul dalam pemikiran strategis dan kepemimpinan global.

Di tengah perubahan lingkungan keamanan yang semakin dinamis, prestasi ini menjadi pesan kuat bahwa TNI terus melahirkan generasi perwira profesional, berwawasan internasional, dan siap mengabdikan seluruh kemampuan terbaiknya demi kejayaan bangsa serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dari Fort Leavenworth, Merah Putih kembali berkibar dengan penuh kehormatan.

 

Komentar