Selasa, 21 Mei 2024 | 20:14
NEWS

Dilarang Naik Kapal, Oknum Anggota Brimob Kroyok Anggota POMAL di Pelabuhan Sorong

Dilarang Naik Kapal, Oknum Anggota Brimob Kroyok Anggota POMAL di Pelabuhan Sorong
Anggota TNI-AL tengah dikeroyok diduga anggota Brimob berpakaian preman (Dok Tangkapan Video)

ASKARA - Sejumlah prajurit POM Angkatan Laut (POMAL) dan anggota Batalyon B Brimob Polda Papua Barat  terlibat bentrok di Pelabuhan Sorong, Minggu (14/4) sekira pukul 09.30 WIT. Perstiwa itu mengakibatkan korban luka dari kedua belah pihak.

Menurut informasi yang dihimpun, awal mula bentrokan kedua belah pihak terjadi saat KM Sinabung sandar di pelabuhan laut Sorong.

Anggota POMAL yang melakukan pengamanan didatangi anggota Brimob yang tidak berpakaian dinas hendak masuk ke kapal untuk mengantar keluarganya.

Anggota Brimob sempat meminta ijin kepada anggota yang jaga. Setelah mengantar keluarga, anggota Brimob tersebut meminta ijin kembali namun ditegur oleh anggota POMAL yang jaga hingga berujung salah paham.

Dilaporkan anggota Brimob memukul anggota POMAL namun dibalas. Selanjutnya anggota Brimob menghubungi rekan-rekannya untuk datang ke pelabuhan.

Tidak lama berselang sekitar 10-15 orang anggota Brimob datang dan mencoba masuk ke dalam terminal penumpang.

Setelah masuk terjadi perkelahian antara anggota Brimob dengan anggota TNI AL. Anggota Polsek Pelabuhan sudah tidak mampu melerai akhirnya mundur.

Tidak lama setelah kejadian, Dir Polair, Danyon Marinir, Danyon B Brimob, Danden Pomal Lantamal, KSOP dan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Sorong langsung tiba di pelabuhan Sorong untuk menenangkan keadaan.

Namun pada saat situasi sudah tenang, tiba-tiba ada anggota Samapta dikeroyok oleh anggota TNI AL. Anggota Polri yang hendak melerai dipukul anggota TNI AL yang mengakibatkan banyak anggota Polri yang mengalami luka di bagian kepala.

Pasca kejadian, atas inisiatif Dirpolair langsung melakukan pertemuan antara kedua belah pihak di Polresta Sorong Kota.

Komentar