Kamis, 18 Juli 2024 | 08:31
NEWS

Operasi Gabungan Berhasil Gagalkan Penyelundupan Beras dan Minyak Goreng di Kawasan PLBN Entikong

Operasi Gabungan Berhasil Gagalkan Penyelundupan Beras dan Minyak Goreng di Kawasan PLBN Entikong

ASKARA -  Para pegawai Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) yang mengelola Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), turut mengikuti operasi patroli bersama jalur tikus perbatasan negara menuju Malaysia Rabu (3/4/2023) kemarin. 

Operasi gabungan diinisiasi Badan Karantina Indonesia diadakan dalam rangka penguatan pengawasan perkarantinaan pada sejumlah jalur tikus perbatasan negara. Operasi ini juga melibatkan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI - Mly Yon Armed 16/Tumbak Kapiting. 

Menurut laporan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Sub Bagaian (Kasubbid) Fasilitasi Lintas Batas Negara, PLBN Entikong, Jevon Nicolaas, menjelaskan dari operasi bersama tersebut, ditemukan sejumlah barang bukti berupa ratusan kilogram beras dan minyak goreng yang hendak diselundupkan. 

Jalur tersebut berada di sisi kanan PLBN Entikong yang merupakan setapak menembus lereng perbukitan dan menerabas serasah dan tumbuhan paku-pakuan. 

"Pintu masuk jalur tikus yang kami turut sisir berada sekitar 150 meter dari gerbang utama PLBN Entikong. Diduga pelaku mencari jalur memutar melewati pemeriksaan di PLBN," jelas Jevon didampingi 3 pegawai lainnya. 

Menurut Jevon, ratusan kilogram beras ditemukan saat berada di persimpangan jalan tikus yang ditutupi tumpukan plastik. 

Pada temuan pertama tersebut, juga didapati jejak dari penyelundup lainnya yakni tas dan bekas alas kaki yang terlihat seperti baru saja ditinggalkan. "Beras tersebut berhasil diidentifikasi dan merupakan beras dari Malaysia," tambahnya. 

Saat hendak menuju pulang, lanjut Jevon, tim kembali menemukan 2 kardus yang dibungkus plastik hitam di dalam semak-semak. 

Setelah dibuka, kardus tersebut berisi minyak goreng dengan tulisan produk "Minyak Masak". Minyak goreng tersebut juga diidentifikasi merupakan produk berasal dari Malaysia. 

Berdasarkan data yang bersumber dari Asisten Deputi Pengelolaan Lintas Batas Negara, BNPP, hingga akhir tahun 2023 telah diidentifikasi sebanyak 101 jalur tikus di sepanjang perbatasan negara wilayah Kalbar.

Komentar