Kamis, 04 Juni 2026 | 05:46
NEWS

Vita Ervina Harap Mentan Amran Tinggalkan Warisan Positif di Sektor Pertanian

Vita Ervina Harap Mentan Amran Tinggalkan Warisan Positif di Sektor Pertanian
Vita Ervina

ASKARA - Anggota Komisi IV DPR RI, Vita Ervina mengungkapkan, ancaman perubahan iklim telah nyata-nyata dirasakan oleh masyarakat diberbagai wilayah di dunia, termasuk Indonesia.

Vita menyampaikan, Perubahan iklim menyebabkan suhu bumi semakin panas yang mengakibatkan kondisi cuaca tidak menentu, kekeringan berkepanjangan, pergeseran masa tanam, kelangkaan bahan pangan seperti beras yang berimbas pada melonjaknya harga akibat menipisnya pasokan.

Dengan kondisi tersebut, lanjut Vita, maka pemerintah melalui Kementerian Pertanian harus menyiapkan langkah-langkah antisipatif, solutif dan komprehensif dalam menghadapi berbagai tantangan di masa yang akan datang.

Vita juga mendorong agar Kementerian Pertanian dibawah kendali Andi Amran Sulaiman meletakan pondasi yang kokoh di sektor pangan dan meninggalkan warisan terbaik bagi penerusnya. Hal ini diperlukan agar pemimpin yang akan datang bisa menghadapi berbagai tantangan dan semakin mudah dalam membangun tata kelola pangan.

"Perubahan iklim dan krisis pangan ada di depan mata kita, saya berharap dengan waktu kerja kita yang tinggal enam bulan lagi, khususnya pak Menteri (Mentan). Saya berharap ada legacy-legacy dan pondasi-pondasi yang disiapkan oleh pak Menteri dalam melanjutkan program-program yang sudah kita bicarakan," kata Vita saat Raker dengan Kementan, Rabu (13/3/2024).

"Kita berharap (pondasi tersebut) dapat menjawab (berbagai) persoalan. Bukan hanya memahami legacy secara parsial saja yang kasusistis, tetapi juga berpikir kedepan. Bagaimana menjawab tantangan di masa yang akan datang," sambung Vita menegaskan.

Dalam kesempatan itu, wakil rakyat asal Dapil Jawa Tengah VI ini juga meminta Kementan agar mengembangkan dan menguatkan program-program yang memanfaatkan sistem teknologi dan inovasi teknologi di sektor pertanian.

Pasalnya, kata dia, pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan produktifitas pertanian dan sistem ketahanan pangan nasional.

"Saya harap, Kementan mengarahkan program-program ini lebih kepada pengembangan teknologinya. Karena, jika dikemudian hari perubahan iklim ini terjadi terus menerus, maka kita harus menjaga kualitas dan kuantitas produksi kita. Saya harap dukungan teknologi dari Kementan lebih maksimal dan banyak lagi," ujar Politisi PDIP tersebut.

Lebih lanjut, penggunaan teknologi kekinian bakal menarik minat generasi muda untuk terlibat di sektor pertanuan.

"Kita juga berharap ada regenerasi petani, anak-anak muda kita didorong agar mau masuk ke pertanian kita dengan teknologi," kata dia.

Komentar