TRAVELLING
Perjalanan Berkesan Menuju Tempat Istimewa: Sebuah Cerita Indah untuk Tempat yang Indah
Oleh: Nadila Nuranijiwa
Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB
University
ASKARA - Bogor, kota yang dikenal sebagai “kota hujan,” memang memiliki suasana yang selalu basah dan segar. Setiap pagi, kabut tipis menyelimuti pepohonan dan jalan jalan. Warga Bogor terbiasa dengan hujan yang datang tiba-tiba, dan payung selalu menjadi teman setia mereka. Namun, di tengah hujan yang melimpah, terdapat sebuah tempat yang menjadi daya tarik para wisatawan: Puncak. Dengan cuaca bogor yang sejuk, Puncak adalah salah satu destinasi wisata yang paling banyak di minati oleh warga Bogor maupun luar Bogor. sebuah bukit yang menawarkan pemandangan indah dan udara yang sejuk. Terletak di Kabupaten Bogor, Puncak merupakan bagian dari kawasan wisata pegunungan yang juga mencakup wilayah Kabupaten Cianjur. Meskipun tidak terlalu jauh dari Jakarta dan dapat ditempuh dalam sekitar satu jam perjalanan, Bogor menawarkan suasana yang berbeda dan menjadikannya salah satu destinasi liburan akhir pekan favorit warga ibu kota. Kota ini mudah diakses melalui berbagai pilihan transportasi, termasuk kendaraan umum, kereta api, atau kendaraan pribadi.
Salah satu destinasi favorit di Puncak adalah Humaira Coffee. Coffee shop ini telah menjadi viral karena kombinasi dua hal: kopi yang lezat dan view yang menakjubkan. Dari teras Humaira Coffee, pengunjung dapat melihat lembah yang hijau dan perkebunan teh yang membentang hingga ke kejauhan. Tidak hanya saat siang hari, pemandangannya saat sore menuju malam juga sangat indah, saat sore hari pengunjung akan di sambut dengan pemandangan matahari terbenam dan citylight yang terlihaat sangat indah. Sambil menyeruput kopi, mereka dapat merasakan kedamaian dan keindahan alam yang mengelilingi.
Humaira Coffee merupakan salah satu coffeeshop yang sering saya kunjungi untuk melepas penat dari Kota Bogor yang ramai. Coffeeshop satu ini sangat cocok di kunjungi bersama dengan orang-orang tersayang. Tidak hanya pemandangannya yang indah, makanan dan minuman yang mereka jual juga tidak kalah enaknya dengan coffeeshop lain. Saat kalian tiba di sana, kalian akan langsung di manjakan oleh pemandangannya yang indah dan tidak akan bisa kalian dapatkan di kota Bogor.
Perjalanan saya saat ke Humaira Coffee dari kota Bogor dapat dikatakan cukup jauh, terutama jika menggunakan motor seperti yang saya lakukan pada sore itu. Memakan waktu sekitar satu setengah jam, perjalanan ini mungkin akan memakan waktu lebih lama jika menggunakan mobil, kira-kira dua jam, terutama pada saat arus lalu lintas puncak yang padat. Namun demikian, meskipun cukup panjang, perjalanan ini terasa cepat berlalu karena ditemani oleh pemandangan yang indah dan suasana yang sejuk sepanjang perjalanan. Di sepanjang jalan, saya melewati berbagai kebun teh yang menakjubkan, disertai dengan hembusan angin puncak yang segar. Tidak dapat dipungkiri bahwa Puncak memiliki banyak pemandangan alam yang menakjubkan.
Selama perjalanan menuju Humaira Coffee, saya dan teman saya memutuskan untuk mengisi perut terlebih dahulu di sebuah warung pinggir jalan di Puncak, menikmati panorama kebun teh yang indah sekitarnya. Di warung tersebut, kami memesan segelas susu hangat dan mie instan rebus. Rasanya menjadi lebih nikmat karena kami menikmatinya sambil menikmati suasana dingin dan panorama alam yang menakjubkan. Perjalanan saya menjadi lebih menyenangkan dan berkesan karena saya mendapatkan banyak pengalaman yang seru dan berharga selama perjalanan tersebut sehingga dapat saya jadikan cerita yang menarik untuk orang-orang yang ingin melakukan perjalanan ke Puncak dan dapat menjadi referensi untuk mereka.
Sesampainya saya di Humaira Coffee, saya di sambut dengan area parkiran yang luas dan penuh dengan kendaraan hal ini menandakan bahwa Humaira Coffee memang selalu dikunjungi oleh banyak orang mulai dari anak muda hingga orang-orang yang sudah berkeluarga. Saat memasuki area dalam Humaira Coffee pemandangannya terlihat sangat indah dengan konsep nya yang outdoor dan terasa seperti menyatu dengan alam. Dengan suasananya yang dipenuhi dengan kegembiraan para pengunjung, menambah kesan kebahagiaan saat saya memasuka area Humaira Coffee.
Dengan penuh antusiasme, saya dan teman saya memutuskan untuk mengabdikan momen dan pemandangan yang indah ini dengan sesi foto terlebih dahulu. Pemandangan dari sini memberikan sentuhan alami yang mempercantik setiap sudut foto kami. Dengan pemandangan matahari terbenam, warna langit yang indah, dengan bulan yang memancar terang dan pemandangan lembah-lembah hijau. Tidak lupa kami juga sudah memesan kopi dan makanan yang ternyata rasanya sangat enak, dapat dipastikan mereka tidak hanya menjual pemandangan tetapi makanan dan minumannya juga terasa sangat enak.
Setelah menikmati pemandangan dan makanan yang ada, saya menyempatkan waktu untuk mendengarkan beberapa pengalaman dari para pengunjung Humaira Coffee. Saya bertanya tentang bagaimana perjalanan mereka hingga bisa sampai ke Humaira Coffee. Aldo, salah satu pengunjung Humaira Coffee yang berasal dari Bogor. Pertama-tama saya bertanya kepada beliau tentang atmosfer yang ia rasakan saat pertama kali memasuki area Humaira Coffee. Beliau mengatakan sudah beberapa kali datang ke coffeeshop ini terutama saat sedang merasa penat karena ia merasa suasana disana sangat menenangkan terutama di sore
hari.
Aldo, seorang mahasiswa asal Bogor yang menyukai travelling ini mengaku ia tidak sengaja menemukan coffeeshop ini saat sedang berjalan-jalan di sekitar Puncak dengan teman-temannya, saat itu Aldo mengira bahwa Humaira Coffee hanya menjual pemandangannya yang indah saja tetapi ternyata minuman dan makanan yang mereka jual juga tidak kalah enaknya dengan coffeeshop lainnya. Hal ini menjadi salah satu alasan Aldo tidak bosan-bosan mengunjungi Humaira Coffee walaupun jauh dari kota Bogor. Setelah wawancara selesai saya memutuskan untuk pulang sebelum larut malam.
Saya pulang sekitar pukul 20.00 malam menggunakan motor, ternyata arus pulang tidak macet dan tidak padat sehingga saya bisa sampai di kota Bogor pada pukul 20.45. Di perjalanan pulang walaupun terasa lelah, tetapi saya tetap merasa senang dengan udara Puncak yang sejuk dan pemandangannya pun terlihat indah walaupun di malam hari sekalipun.
Kesimpulannya, perjalanan ini bukan hanya tentang destinasi tetapi kisah di balik perjalanan tersebut. Bagi kalian yang ingin mengunjungi Humaira Coffee, saya anjurkan untuk mempersiapkan diri untuk menempuh perjalanan panjang ke tempat tersebut. Jangan lupa untuk membawa kamera atau smartphone kalian untuk mengabdikan keindahan Humaira Coffee. Saya juga merekomendasikan untuk datang pada hari dan jam yang tidak terlalu ramai seperti di jam kerja agar dapat menikmati suasana yang lebih tenang.

Komentar