OPINI
Cerita Inspiratif Anak Pondok Berjuang demi Belajar di Tanah Suci
Oleh: Miqdad
Mahasiswa IPB University
ASKARA - Abdul' Aziz, seorang sosok yang menorehkan kisah hidup luar
biasa, terlahir pada 20 April 2002 di Jakarta. Saat ini, langkahnya membawa kita ke Taibah University, sebuah institusi pendidikan di Madinah, Mekkah, di mana dia sedang menekuni jurusan Adab dan Humaniora. Perannya yang penting sebagai koordinator Taibah University menandai kontribusinya yang signifikan dalam menjalankan tugas kepemimpinan di lingkungan akademis yang berkembang.
Sebagai anak pertama dari empat bersaudara laki-laki, Abdul' Aziz memandang tanggung jawabnya sebagai seorang pemimpin dalam keluarga dengan penuh dedikasi. Pendidikan formalnya membentang dari masa SMP hingga SMA di Ma'had Al Ma'tuq di Sukabumi, di mana ia bukan hanya siswa yang cemerlang tetapi juga seorang juara umum sepanjang jenjang pendidikan tersebut.
Namun, prestasinya tidak hanya terbatas pada dunia akademis. Abdul' Aziz mengukir prestasi luar biasa dalam kejuaraan bacaan dan hafalan Al Qur'an tingkat nasional, meraih kemenangan berulang kali. Ini tidak hanya mencerminkan kecintaannya pada nilai-nilai agama, tetapi juga kemampuannya untuk menyatu dengan tekad untuk meraih prestasi di luar batas-batas konvensional. Namun itu hanya prestasi, prestasi tidak menentukan bahwa perjalanan akan mulus untuk mencapai yang diinginkan, perjuangan selama lebih dari dua tahun untuk terus konsisten dan bangkit Abdul ‘Aziz perlihatkan bahwa tentunya usaha juga diperlukan dan dimiliki untuk seseorang mencapainya.
Walaupun berada dalam liku-liku yang penuh tantangan, salah satu masalah terbesarnya bermula ketika ia berhasil mendapatkan beasiswa pertamanya di Dubai, sebuah kesempatan emas untuk mengejar pendidikan tinggi. Namun ironisnya, kehidupan Abdul' Aziz dihadapkan pada cobaan ketika sebuah "miskomunikasi" muncul, mengakibatkan ketidak terimaan beasiswa tersebut.
Ketidakpastian dan kekecewaan begitu besar bagi Abdul' Aziz, namun dalam keadaan sulit itu, ia menunjukkan keberanian dan semangat yang luar biasa. Tanpa menyerah begitu saja, ia terus mengajukan beasiswa ke universitas luar negeri lain, menjadikan kegagalan sebagai batu loncatan untuk mencari peluang baru. Setiap penolakan yang diterimanya tidak menghentikan langkahnya, tetapi justru menjadi pemicu untuk terus berkembang dan mengasah potensinya.
Sembari menjalani perjuangan tersebut, Abdul' Aziz memilih mendaftarkan diri di Universitas Gunadarma, kampus lokal, dengan mengambil jurusan teknik. Meskipun berada di bidang yang tidak sesuai dengan minat utamanya, Abdul' Aziz membuktikan bahwa keinginan untuk belajar dan meraih prestasi tidak terbatas oleh batasan jurusan. Ia bahkan mampu meraih nilai terbaik hingga semester dua, menggambarkan dedikasi dan semangat juangnya.
Puncak perjalanan Abdul' Aziz terwujud pada tahun 2022 ketika ia mendapat panggilan diterima di Taibah University, Madinah. Masalah baru muncul ketika orang Indonesia dihadapkan pada kesulitan masuk ke universitas tersebut, yang sebagian besar diperuntukkan untuk orang Arab. Namun, tekad dan keuletan Abdul' Aziz berhasil membawanya lolos pada Fakultas Adab dan Humaniora.
Sebagai koordinator Taibah University bagi Warga Indonesia, Abdul' Aziz tidak hanya mencapai impian pribadinya, tetapi juga memberikan inspirasi kepada orang lain untuk tidak takut bermimpi besar dan mengatasi rintangan. Motivasi Abdul' Aziz terletak pada keyakinannya bahwa setiap tantangan dan kegagalan adalah peluang untuk belajar dan tumbuh. Ia menjadi sumber inspirasi, menunjukkan bahwa melalui ketekunan, kemandirian, dan semangat positif, kita dapat meraih apa pun yang diinginkan.
Dengan berbagai pengalaman hidupnya, Abdul' Aziz menyiratkan pesan kuat bahwa perjalanan hidup yang penuh liku dan perjuangan adalah bagian tak terpisahkan dari meraih impian. Motivasi terbesarnya adalah mengajak orang lain untuk tidak takut menghadapi tantangan, dan bahwa melalui perjuangan, kita dapat mencapai puncak kesuksesan. Perannya sebagai koordinator Taibah University adalah bukti nyata bahwa setiap perjalanan penuh rintangan akan membawa kita pada sesuatu yang lebih besar dan bermakna.

Komentar