Kamis, 04 Juni 2026 | 10:27
MILITER

Dampak TMMD Kodim Karangasem, Desa Selumbung Akan Jadi Objek Wisata Baru

Dampak TMMD Kodim Karangasem, Desa Selumbung Akan Jadi Objek Wisata Baru
Dibukanya jalan di Bukit Catu Selumbung akan menjadi objek wisata baru (Dok Pendim 1623)

ASKARA - Suasana alam yang masih alami dan asri terlihat apabila berkunjung ke Desa Selumbung dengan panorama alam persawahan dan perbukitan. Ke depan, Desa Selumbung akan menjadi aikon baru daerah tujuan wisata di Kabupaten Karangasem. Dengan dibukanya jalan sepanjang 2.510 meter dan lebar 6 meter oleh Satgas TMMD ke-119 Kodim 1623/Karangasem, menambah semakin optimis Desa Selumbung akan menjadi daerah tujuan wisata vaforit masa depan.

Jalan yang baru dibuka di Bukit Talas, Dusun Bukit Catu, Desa Selumbung, Kec. Manggis, menghubugkan Banjar Dinas Dukuh Moding Sekar Gunung, Desa Sibetan, Kec. Bebandem, Kab. Karangasem.

Tidak hanya sasaran fisik pembukaan jalan yang dilakukan anggota Satgas TMMD, seluruh sarana penunjang lainnya seperti pembuatan senderan 632,93 m³ di 11 titik, pembuatan galian selokan drainase dan saluran air dengan volume 465 M³, pengerjaan gorong-gorong untuk saluran air dengan diameter 60 cm di 1 titik, dan gorong-gorong diameter 80 cm 3 titik, gorong-gorong diameter 100 cm di 2 titik, sehingga total pengerjaan gorong-gorong ada 6 titik.

"Enam titik pengerjaan gorong-gorong dilakukan mengingat jalan yang baru dibuka merupakan daerah perbukitan, harapannya pada saat musim hujan aliran air tidak merusak jalan. Sampai hari ke-17, Jumat (08/03), seluruh sasaran fisik telah mencapai rata-rata 51,3 persen, sedangkan pembuka jalan total telah mencapai 93 persen, drainase 80 persen, gorong-gorong 58 persen, senderan 65 persen, betonisasi 12 persen, dan leneng sudah mulai dikerjakan," kata Dandim 1623/Karangasem, Letkol Inf Sutikno, S.M. di lokasi kegiatan.

Dandim optimis, seluruh kegiatan fisik dan non fisik TMMD termasuk sasaran tambahan program unggulan Bapak Kasad perehaban Pura Pucak Bukit Juwet Tirta Guna dan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) selesai tepat waktu sampai upacara penutupan nanti Rabu 20 Maret 2024. 

 

Komentar