Innalillahi, Ulama Kharismatik Indramyu Buya Syakur Wafat, Ini Kata Prof. Rokhmin Dahuri
ASKARA – Innalillahi wa Innailaihi rojiun, KH Abdul Syakur Yasin yang akrab disapa Buya Syakur. Sosoknya dikenal sebagai salah satu ulama kharismatik asal Indramayu, Jawa Barat, wafat di
Buya Syakur dilahirkan pada tahun 1948 di Desa Tulungagung, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu.
"Innalillahi wainna ilaihri raaji’un. Sampun kapundut dateng kersane Gusti Allah (telah dipanggil ke Rahmatullah) KH. Buya Syakur Yasin Cadangpinggan. Mugi Husnul Khatimah," tulis Kiai Rifqiel Asyiq di salah satu grup Whatsapp. Kiai Rifqiel menerima informasi tersebut dari orang terdekat Buya Syakur.
Buya Syakur wafat dalam usia 75 tahun menjelang ulang tahunnya yang ke-76 pada 2 Februari mendatang rencanAnya akan dimakamkan di Komplek Ponpes Cadang Pinggan, pukul 10.00 WIB.

Rujukan Umat Islam
Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS menyampaikan, Buya Syakur merupakan sosok ulama kharismatik yang selalu mengajarkan kebaikan dan nilai-nilai budaya yang harus kita jaga.
“Buya Syakur merupakan ulama kharismatik yang perlu dan dapat menjadi rujukan umat Islam di tengah-tengah ketidakpastian isu dan tahun politik,” ujar Prof Rokhmin yang juga sebagai Putra Daerah yang pernah menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan era Presiden Gusdur dan Megawati tersebut.
Prof. Rokhmin Dahuri mengaku merasa senang bisa berkumpul dengan warga untuk istigosah rutin di Majelis dzikir Tegal Agung yang pimpin oleh Buya Syakur, intlektual dan Kiyai asli Indramayu yang juga seorang akademisi yang luar biasa.
“ Untuk mewujudkan persatuan dalam bingkai Indonesia dan Islam sebagai agama yang rahmat, adalah tugas kita sebagai umat Islam dan Majelis Dzikir yang dibangun di pesisir pantai Tegal Agung ini,” terang Penasehat Menteri Kelautan dan Perikanan 2020 – Sekarang.
Sosok Buya Syakur dikenal dengan pengajiannya yang rutin diikuti oleh berbagai kalangan, baik secara luring di pesantren asuhannya, Pondok Pesantren Cadangpinggan, Kertasemaya, Indramayu, maupun secara daring melalui kanal YouTube pribadinya.
Pendidikan Buya Syakur mencakup belasan tahun di Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Cirebon. Selain itu, beliau juga menempuh pendidikan di sejumlah negara di Timur Tengah, seperti Irak, Suriah, Libya, Tunisia, hingga Mesir. Sebelum kembali ke tanah air, Buya Syakur juga menambah pengalaman dengan menempuh pendidikan di Oxford, Inggris.

Komentar