Rabu, 17 Juni 2026 | 17:07
COMMUNITY

Wirda Mansur dan Sang Adik Memimpin Pengembangan Pesantren Darul Qur'an

Wirda Mansur dan Sang Adik Memimpin Pengembangan Pesantren Darul Qur'an
Wirda Mansur dan sang adik

ASKARA - Dalam langkah besar untuk mengembangkan Pesantren Darul Qur'an, Wirda Mansur, putri mahkota Ustadz Yusuf Mansur, dan sang adik, berbagi tugas sebagai pemimpin. Langkah ini datang setelah Wirda dipercayakan oleh ayahnya untuk memimpin pesantren yang kini menjadi tempat bagi 1000 santri.

Wirda Mansur, gadis berusia 23 tahun, mengekspresikan komitmennya untuk mengabdikan diri sepenuhnya pada pesantren. Ia meninggalkan bangku kuliah untuk mempelajari manajemen pesantren sebelum mengelola sepenuhnya.

Undangan kepada awak media untuk berkunjung ke pesantren modern di Cipondoh, Tangerang, menjadi momen di mana Wirda berbagi visi dan misi pengembangan pesantren.

"Saya mesti mulai memikirkan keberlangsungan pesantren yang dibangun ayah hingga bisa besar seperti sekarang. Saya mengabdikan diri dan fokus untuk mengurus pesantren," tegas Wirda.

Peran adiknya dalam pengembangan pesantren tidak kalah penting. Sang adik dipercayakan sebagai direktur pengembangan, menunjukkan kolaborasi yang erat antara kedua bersaudara.

"Kami berbagi tugas. Kita mesti bekerja sama untuk mengembangkan dan memajukan pesantren kebanggaan keluarga kami," ujar Wirda.

Dalam konteks biaya, Wirda memastikan bahwa Pesantren Darul Qur'an menawarkan biaya yang sangat terjangkau. "Biaya empat ratus ribu perbulan untuk biaya mondok dan pendidikan di Darul Qur'an adalah yang paling murah di antara pesantren modern pada umumnya," tambahnya.

Langkah ini menandai komitmen kuat Wirda Mansur dan sang adik dalam mewujudkan visi pesantren yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat. Pesantren Darul Qur'an tetap menjadi pusat pendidikan yang dipercayai dan diandalkan, mengikuti jejak kesuksesan yang telah dirintis oleh ustadz kondang, Yusuf Mansur.  (Tebe)

Komentar