Minggu, 12 Juli 2026 | 11:36
OPINI

Khodam Macan Kumbang Ganas dan Pesugihan Gunung Lawu

Khodam Macan Kumbang Ganas dan Pesugihan Gunung Lawu
KRH Aryo Gus Ripno Waluyo

Oleh: KRH Aryo Gus Ripno Waluyo, SE, SP.d, S.H, C.NSP, C.CL, C.MP *)

ASKARA - Pesugihan adalah serangkaian mitos atau ritual yang dipercaya bisa digunakan untuk memperoleh kekayaan secara instan melalui jalan pintas. Biasanya dengan bantuan entitas atau makhluk gaib. Saat melakukan ritual pesugihan, pelaku pesugihan biasanya membuat perjanjian dengan makhluk gaib.

Dalam melakukan perjanjian, tumbal atau mahar tertentu harus dipersembahkan kepada makhluk gaib sebagai pengganti atau barter untuk kekayaan yang diperoleh. Korban tumbal pesugihan ditentukan berdasarkan permintaan sang makhluk gaib dan pelaku pesugihan harus bisa memenuhinya.

Kepercayaan mengenai pesugihan ini tidak terlepas dari masyarakat yang gemar akan hal-hal supranatural. Selain itu, keinginan untuk memperoleh kekayaan secara instan tanpa perlu bekerja keras membuat kepercayaan terhadap praktik ini kian berkembang. 

Konsep pesugihan merupakan gejala baru. Konsep pesugihan baru muncul pada abad akhir 19 dan awal abad 20. Kecemburuan sosial dan ketimpangan yang terjadi di masyarakat pada saat itu menjadikan orang yang kaya secara tiba-tiba dianggap melakukan praktik pesugihan.

Tentu saja melalui ritual-ritual yang orang Indonesia menyebutnya adalah ritual pesugihan. Salah satu lokasi pesugihan yang cukup terkenal di Indonesia adalah pesugihan di Gunung Lawu.
Sementara itu, khodam singa ganas Gunung Lawu meminta nama dirinya disebut sebagai Singo Lawu Mirip dengan singa jantan yang memikat dengan karisma dan kewibawaannya, mereka memiliki daya tarik alami yang dapat membuat orang lain senang ketika melihatnya.

Khodam Macan Putih adalah jin pendamping yang berasal dari ilmu para leluhur terdahulu, kemudian turun temurun kepada anak cucu dan seterusnya. Beberapa pemilik Khodam Macan Putih yang tersohor yakni Prabu Siliwangi dan Sunan Kalijaga.

Khodam Macan Kumbang ini, antara lain, pemilik weton akan mendapatkan energi dari Khodam ini seperti akan membuat Anda menjadi magnet simpati bagi orang lain, Anda juga tidak akan mudah menyerah ataupun putus asa, dalam menghadapi suatu permasalahan.

Khodam Harimau dikenal sebagai salah satu khodam paling kuat dan tangguh dalam dunia spiritual. Mereka memiliki kekuatan fisik yang luar biasa dan energi yang sangat kuat. Khodam Harimau dapat memberikan perlindungan dan kekuatan dalam kehidupan sehari-hari, serta membantu dalam memperkuat energi dalam diri manusia.

Primbon Jawa disebutkan bahwa Bolo Sewu adalah bala tentara sebanyak seribu dan memiliki kekuatan magis untuk melindungi orang-orang dengan weton tertentu. Kehadiran khodam ini memberikan kelebihan yang membuat seluruh makhluk ghaib tunduk pada orang-orang dengan weton yang dilindungi Bolo Sewu.

Kerajaan Majapahit adalah Pusat kekuatan di Nusantara dengan Gunung Lawu sebagai Saksi Bisu, dengan cerita-cerita mistisnya. Rahasia Gunung Lawu yang merupaka pertapaan terakhir Raja Majapahit dan Dua Abdi Setianya, mejadi Pergelutan antara Kerajaan Sunda dan Majapahit.

Gunung Lawu memiliki arti unggul, oleh masyarakat setempat disebut juga sebagai Wukir Mahendra Giri. Kata tersebut berasal dari bahasa Jawa, dan ketiganya memiliki arti yang sama yaitu gunung karena itu dapat diartikan sebagai tiga gunung.
Keistimewaan lain dari Gunung Lawu adalah di salah satu puncaknya ada desa. Desa itu bernama Hargo Dalem. Lokasi Hargo Dalem yang disebut sebagai desa tertinggi di Indonesia itu berada di ketinggian lebih dari 3.150 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sementara ketinggian Gunung Lawu 3.265 mdpl.

Gunung Lawu diawali dengan adanya legenda yang cukup terkenal di kalangan masyarakat di kaki Gunung Lawu. Selain memiliki pemandangan alam yang menakjubkan, masyarakat percaya bahwa Gunung Lawu merupakan sebuah kutukan dari Prabu Brawijaya V, raja terakhir Kerajaan Majapahit.
Terlepas dari peristiwa tersebut, Gunung Lawu diyakini dijaga oleh tiga binatang gaib, diyakini menjaga tiga puncak Gunung Lawu, yaitu Hargo Dalem, Hargo Dumiling dan Hargo Dumilah. Hargo Dalem merupakan kawasan ikonik di Gunung Lawu yang berada di bawah puncak tertinggi Hargo Dumilah. Kawasan ini biasanya dilalui para pendaki Gunung Lawu yang naik melalui jalur Candi Cetho, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Tepatnya di tanggal 28 November 1885. Setelah itu, gunung dengan ketinggian 3.265 mdpl tersebut sudah tidak pernah meletus lagi. Namun tetap harus diwaspadai juga karena aktivitas vulkanik Gunung Lawu masih ada. Salah satu yang menjadi indikatornya adalah adanya kawah yang ada di gunung tersebut,
Status gunung ini adalah gunung api "istirahat", yang diperkirakan terakhir meletus pada tanggal 28 November 1885 dan telah lama tidak aktif, terlihat dari rapatnya vegetasi serta puncaknya yang tererosi.

Desa Gondosuli merupakan desa paling ujung timur di Kabupaten Karanganyar. Di sebelah timur desa ini sudah berbatasan langsung dengan Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Salah satu bagian dari desa ini menjadi titik awal pendakian menuju puncak Gunung Lawu.

Khodam Macan Kumbang ini merupakan salah satu Khodam sakti yang berasal dari hutan Darupono, Kendal, Jawa Tengah. Menurut mitos yang beredar Khodam Macan Kumbang ini juga memiliki kesaktian luar biasa dan sangat tangguh dalam melindungi kawasan hutan tersebut.

*)Budayawan, spiritualis, Penulis, Advokat, Ketua DPD Jatim Peradi Perjuangan 

Komentar