Senin, 20 Mei 2024 | 16:04
NEWS

Jelang Rakernas, PDIP Gelar Diskusi Publik Bahas Kedaulatan Pangan

Jelang Rakernas, PDIP Gelar Diskusi Publik Bahas Kedaulatan Pangan
Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri MS dan Hasto Kristiyanto berikan penjelasan (ist)

ASKARA - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan dan Perikanan, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS memimpin Diskusi Publik yang bertema "Inovasi teknologi dan Kebijakan Politik - Ekonomi Untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan", di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro No. 58, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/9).

Diskusi ini dalam rangka jelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Keempat PDIP. Yang mengambil tema Kedaulatan Pangan Untuk Kesejahteraan Rakyat,  yang akan di gelar tgl 29 Sept-1 Okt 2023 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Diskusi ini di inisiasi Prof. Rokhmin Dahuri karena melihat pentingnya inovasi kebijakan politik-ekonomi untuk kedaulatan Pangan Indonesia.

Di buka secara langsung oleh Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto forum ini menghadirkan beberapa pakar diantaranya, Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Dwi Andreas Santoso, Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian IPB Prof. Dr. Aris Purwanto dan Peneliti sekaligus Ahli Teknologi Budidaya Kedelai Prof. Dr. Ali Zum. 

Prof. Rokhmin Dahuri, mengatakan kesimpulan dari diskusi tersebut adalah 70 persen faktor penentu kedaulatan pangan ada pada aspek kebijakan politik ekonominya. 

"Hanya 30 persen yg terkait dengan teknologi bagi on farm atau off farm. Kedua adalah bahwa PDIP melalui saran narsum akan memastikan bahwa kebijakan impor itu akan ditekan dan mengutamakan produksi dalam negeri," tutur Ketua Umum Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) itu.

Kemudian, Prof. Rokhmin Dahuri menuturkan subsidi menyejahterahkan petani itu pada output dan tidak input.

"Dengan demikian petani sejahtera, konsumen happy dan ekonomi nasional berbasis pangan akan tumbuh kembang," ucapnya.

Lebih lanjut, Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia periode 2001-2004 itu berharap melalui diskusi ini PDIP akan menjalin komunikasi strategis dengan kelompok peneliti perguruan tinggi, kelompok industri.

"Dan juga pemerintah sehingga triplehelix ini akan menguat dan menciptakan kedaulatan pangan," imbuh Guru Besar IPB University itu.

Fokus Kedaulatan Pangan

Dalam kesempatan yang sama, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menekankan pentingnya membahas mengenai kedaulatan pangan di tengah kontestasi Pilpres 2024, dimana pihak lain saat ini sibuk mementingkan figur.

Hasto mengatakan diskusi mengenai kedaulatan pangan ini merupakan rangkaian untuk persiapan Rakernas ke-IV PDIP 2023.

"Di tengah kontestasi politik kekuasaan yang sering kali hanya fokus pada aspek figur, kita mencoba untuk di dalam persiapan Rakernas yang ke-IV dengan tema 'Kedaulatan Pangan untuk Kesejahteraan Rakyat' menyampaikan satu kekuatan politik yang memberikan gagasan di dalam mencari solusi atas persoalan rakyat," kata Hasto di lokasi.

Dia menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan riset dan inovasi agar Indonesia menjadi bangsa yang berdikari.

"Sekaligus peretas tatanan masa depan dengan menggunakan fundamen tentang pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan riset dan inovasi agar kita bisa menjadi bangsa yang berdikari khususnya dalam bidang pangan, energi, keuangan dan sebagainya," ujarnya.

Selain itu, Hasto menerangkan bahwa pemerintah harus memberikan perhatian terhadap infrastruktur pangan melalui kebijakan yang tepat sasaran.

"Juga politik pangan terkait dengan tata ruang, terkait dengan insentif bagi yang mampu melakukan suatu  temuan-temuan baru di dalam meningkatkan produksi kita terutama kebijakan impor," ucapnya.

Dosen Universitas Pertahanan (Unhan) ini juga menyinggung mengenai ketergantungan Indonesia terhadap gandum.

"Ini harus dicari sebagai sebuah target dalam menyusun road mapp terhadap konfigurasi kebutuhan pangan nasional kita. Mana yang betul-betul kita siap berdikari, mana yang secara bertahap, kemudian kita mampu mencari suatu substisuinya," ungkap Hasto.

Komentar