Kamis, 18 Juni 2026 | 03:47
TRAVELLING

Zudan Ses BNPP: 4 Lokasi Wisata Keren di Perbatasan NTT

Zudan Ses BNPP: 4 Lokasi Wisata Keren di Perbatasan NTT
Pantai Kalbano (dream)

ASKARA - Nusa Tenggara Timur (NTT) punya destinasi wisata baru yang menarik, seakan menjadi sebuah 'surga' kecil yang bisa menjadi alternatif untuk berlibur dan healing.

Meski berbatasan langsung dengan Timor Leste, lebih tepatnya Distrik Oekusi, Kota Kecil Wini menyimpan sejumlah tempat wisata yang sangat indah.

“Ada beberapa kawasan wisata yang bagus-bagus banget di perbatasan di NTT yang dekat dengan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain,” ujar Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Prof. Zudan Arid Fakrulloh.

Tak hanya berfungsi sebagai pos lintas batas, PLBN Motaain di Kabupaten Belu, NTT menjadi salah satu destinasi wisata baru.  PLBN Motaain yang dulunya sangat sederhana, disulap menjadi bangunan megah dengan mengadopsi bentuk atap rumah Matabesi, yakni rumah tradisional masyarakat Belu.

Gerbang utama PLBN ini juga sudah menggunakan sistem elektrik, yang memudahkan petugas untuk membuka dan menutup gerbang. Bahkan rencananya akan dibangun terminal terpadu di PLBN ini.

Dari sekian banyak objek wisata favorit di NTT, berikut 4 lokasi wisata yang patut dikunjungi, antara lain:

Pantai Kolbano (ttskab)

1. Pantai Kolbano

Pantai Kolbano merupakan salah satu primadona yang menarik hati banyak wisatawan di Kota Kupang. Lokasinya terletak di Desa Kolbano, Kecamatan Kolbano, Kabupaten TTS (Timor Tengah Selatan), sekitar 135 km dari Ibu Kota Kupang,

Luas wilayahnya kurang lebih 17 Kilometer Persegi. Hamparan Wilayah Pantai Kolbano ini menghadap ke arah bentangan Samudra Hindia. Dibutuhkan waktu sekitar 3-4 jam untuk sampai ke lokasi cantik nan unik ini.

Selain kerikil warna warni, keindahan Pantai Kolbano dilengkapi dengan adanya landmark berupa sebuah batu raksasa yang menjadi ciri khas. Penduduk setempat biasa menyebutnya batu besar “Fatu Un”. Sekilas batu Fatu Un ini terlihat seperti kepala singa jika dilihat dari sisi samping.

“Keunikan lainnya memiliki batu-batu krikil warna-warni, dan ada ikon batu besar seperti berbentuk kepala Singa,” jelas Prof. Zudan.

Pantai Pasir Putih Atapupu (nativeindonesia)

2. Pantai Pasir Putih Atapupu

Pantai Pasir Putih Atapupu berada di Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu. Dari pusat Kota Atambua jaraknya 30 km yang ditempuh dengan mobil sekitar 50 menit. Pantai tersebut tepat berada di tepi Jalan Raya Nasional Trans Timor.

Seperti namanya, pasir putih menghampar di sepanjang pantai. Ombaknya tenang dengan angin semilir yang membuat kita terbuai.

Pantai yang dikenal oleh masyarakat setempat dengan nama Pantai Sukaerlaran atau Pantai Pasir Putih ini berjarak 6 km dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) RI-Timor Leste di Motaain. “Lokasinya dekat hanya 6 KM dari PLBN Motaain. Di pantai ini hamparan pasirnya pun putih dan indah,” kata Prof Zudan.

Sabanase Rotiklot (armin teti on twitter)

3. Sabanase Rotiklot

Bukit Sabanase menyuguhkan pemandangan alam dan perbukitan hijau sejauh mata memandang ke arah laut. alam sekitarnya. Keunikan dari kota Atambua ini adalah berbatasan langsung dengan Timor Leste.

Mulai trend dan dikenal banyak orang setelah ditata menjadi suatu spot menarik. Letaknya di tengah hutan, bagian timur Bendungan Rotiklot sekitar delapan kilometer dari Atambua, Ibu kota Kabupaten Belu.

“Ini adalah sebuah sabana yang merupakan fisik sabana. Teman-teman bisa melihat pemandangan dari atas panorama yang indah sekali perbukitan. Coba datang ke sana,” jelasnya

Bukit Sabanase yang berbentuk seperti punggung kuda ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Fatuketi menjadi suatu spot foto. Di lokasi ini telah dibangun dua spot utama yakni, lopo panggung sebagai tempat nongkrong dan spot "cinta" yang dipasang di jembatan buntu.

Ditempat ini terdapat bangunan lopo yang diatap dengan alang-alang yang memberikan kesan kultur dan representasi budaya Belu, ditambah lagi sangkar burung raksasa yang pastinya menambah keunikan dari Sabanase.

Spot Sabanase yang berlokasi di Desa Fatuketi, Kabupaten Belu ini letaknya tidak jauh dari Bendungan Rotiklot, salah satu dari tujuh bendungan yang menjadi program dari pemerintahan Jokowi.  

Jarak menuju Bendungan Rotiklot sekitar delapan kilometer Kota Atambua. Terletak di Pulau Timor dan merupakan pintu gerbang untuk menuju perbatasan RI-Timor Leste.

Fulan Fehan (idntimes)

4. Fulan Fehan

Fulan Fehan adalah destinasi wisata di Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sekitar 26 Km dari  Atambua, ibukota Kabupaten Belu. Fulan Fehan berada sebuah lembah di kaki Gunung Lakaan dengan sabana yang sangat luas.

Fulan Fehan adalah nama dari tempat wisata alam atau biasanya disebut sebagai bukit teletubbies karna bentuknya yang mirip dengan bukit-bukit yang ada di film  kartun teletubbies.  “Disini sebuah padang rumput yang hijau dan luas seperti cerita bukit Teletubbies,” sebut Prof. Zudan.

Sabana ini bak tiruan padang rumput di Swiss dan New Zealand yang Allah titipkan di bumi pertiwi untuk jiwa-jiwa yang belum bisa menebus tapal dan batas negeri ini.

Di padang rumput nan luas itu terdapat banyak hewan seperti kuda dan sapi yang bebas berkeliaran. Di sejumlah tempat terdapat tumbuhan kaktus yang tumbuh subur dan menghasilkan buah yang lezat.

Destinasi wisata Fulan Fehan, pada Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020 yang berlangsung belum lama menjadi pemenang pertama kategori Destinasi Dataran Tinggi.

Komentar