Keamanan Pengunjung di Objek Wisata Lebong Jadi Prioritas Pelayanan
ASKARA - Bupati Lebong, Kopli Ansori mengingatkan pengelola 3 objek wisata di Kabupaten Lebong tidak curang selama libur lebaran. Tarif masuk objek wisata tidak boleh melebihi kesepakatan yang telah diatur.
"Kalau ada komplain dari pengunjung yang merasa dicurangi, siap-siap kontrak pengelolaan objek wisata kami putus," tegas Kopli.
Dia minta agar Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) lebih ketat mengawasi pelayanan wisata selama libur lebaran.
"Tidak hanya bertujuan mengantisipasi terjadinya kecurangan, pengawasan yang lebih ketat juga dimaksudkan agar tidak ada kelalaian dalam standar pelayanan yang dapat berakibat fatal terhadap keselamatan pengunjung," ujarnya.
Ditegaskannya, Disparpora harus memastikan standar keamanan bagi pengunjung menjadi prioritas pelayanan wisata. Mengingat jumlah kunjungan wisata dipastikan meningkat drastis saat libur lebaran, semua pengelola objek wisata harus menyiapkan pelayanan keamanan yang lebih maksimal.
"Objek wisata yang ada di Lebong semuanya wisata alam sehingga keamanan pengunjung harus menjadi prioritas pelayanan," tutur Kopli.
Adapun 3 objek wisata itu adalah Danau Picung di Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Tubei, Pemandian Air Panas Air Putih di Desa Bioa Putiak, Kecamatan Pinang Belapis dan Pulau Harapan di Kelurahan Tes, Kecamatan Lebong Selatan.
Dari 3 objek wisata itu tahun ini Pemkab Lebong Lebong targetkan PAD Rp 70 juta.

Komentar