Minggu, 27 November 2022 | 16:22
NEWS

Anggota Dewan yang Aniaya Wanita di SPBU Palembang Ditangkap, Langsung Jadi Tersangka

Anggota Dewan yang Aniaya Wanita di SPBU Palembang Ditangkap, Langsung Jadi Tersangka
Wanita dipukul di SPBU Palembang (Dok Istimewa)

ASKARA - Oknum anggota dewan berinisial MZ ditetapkan sebagai tersangka usai melakukan tindakan penganiayaan terhadap seorang wanita di SPBU Jalan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, pada Jumat (5/8) lalu.  

MZ merupakan anggota DPRD Kota Palembang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan yang videonya tersebar dan viral di media sosial.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Mokhamad Ngajib mengatakan, MZ tersangka dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial J (31). 

"Statusnya tersangka. Tadi malam penangkapan yang bersangkutan. Saat ini dilakukan pemeriksaan tersangka di Markas Polrestabes Palembang," ujar Ngajib. 

Menurutnya, penetapan status tersangka dilakukan setelah penyidik mendengarkan keterangan anggota DPRD Palembang berinisial MZ yang dijemput paksa pada Rabu (24/8) malam.

Penyidik juga mengantongi cukup barang bukti, di antaranya berupa video rekaman CCTV, menghimpun keterangan saksi-saksi dan hasil visum et repertum terhadap korban penganiayaan.

"Ada kesesuaian dari barang bukti dan keterangan saksi dengan hasil visum korban mengalami luka memar di muka, tangan dan jari," katanya. 

Menurut Ngajib, penganiayaan tersebut dialami korban J saat sedang antre mengisi bahan bakar minyak mobilnya di SPBU Demang Lebar Daun, Palembang.

Sebelumnya diberitakan, oknum anggota DPRD Palembang diduga melakukan penganiayaan di SPBU Jalan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, pada Jumat (5/8) lalu 

Dalam rekaman video itu, seorang wanita itu menjelaskan bahwa ia sedang bersama ibunya tengah mengantre bensin di sebuah SPBU. 

Saat itu, mobil miliknya berada di posisi antrean nomor tiga. Saat mengantre, mobil berpelat BG 7 UB tiba-tiba datang dan seketika melintang di depan mobil mereka.

"Yang bersangkutan turun dari mobilnya dan menghampiri mobil saya lalu melontarkan kata-kata kasar," katanya dikutip Rabu (24/8). 

Tak cukup sampai di situ, oknum anggota DPRD itu juga memukul korban dengan tangan kosong.

Pemukukan yang dilakukan baru berakhir setelah dipisahkan warga sekitar. 

Tidak terima dengan hal itu, korban pun lalu melaporkan kejadian ini ke polisi.(jpnn)

Komentar