Akhir Dari Sebuah Arogansi, Wanita Pencuri Cokelat di Alfamart Sampora Nangis Histeris Menyesal
ASKARA - Nama Mariana Ahong akhirnya meminta maaf kepada karyawan Alfamart terkait aksi pencurian cokelat di Alfamart Sampora, Cisauk, Tangerang. Dia mengakui telah mencuri dua buah cokelat dan telah melakukan pengancaman terhadap karyawan Alfamart.
“Ibu itu minta maaf setelah pengacara Frank Hutapea sh LLB (anak hotman paris/yg pakai jas) membuat laporan polisi atas nama Alfamart! Ibu itu nangis histeris nyesal! Janji Hotman bantu karyawan Alfamart sudah terlaksana. Siapa itu yang nangis meraung di Polres),” demikian @hotmanparisofficial, Senin (15/8).
Aksi pencurian tersebut baru-baru ini menuai sorotan public usai aksinya mencuri cokelat di salah satu Alfamart yang ad di Tangerang ketahuan hingga viral di media sosial
Wanita pencuri cokelat yang ancam karyawan Alfamart dengan UU ITE akhirnya dipolisikan ke Polres Tangerang Selatan yaitu untuk kasus dugaan pencurian dan intimidasi. Anak Hotman Paris, Frank Hutapea mengantarkan karyawan Alfamart ke kantor polisi. Ada dua laporan yang dibuat oleh karyawan Alfamart, yaitu soal dugaan pencurian dan pengancaman yang dilakukan Mariana Ahong.
Frank Hutapea menegaskan, dari dua laporan tersebut hanya satu perkara saja yang ingin difokuskan oleh karyawan Alfamart, yaitu terkait ancaman dan intimidasi oleh Mariana dengan UU ITE karena video yang direkamnya viral di media sosial. “Di mana si karyawan ini dipaksa untuk minta maaf oleh wanita itu,” kata Frank Hutapea.
Pasca kasus yang menimpa karyawannya di Alfmart Sampora, Tangerang Selatan, Alfamart secara resmi tunjuk Hotman Paris jadi kuasa kuasa hukum. Alfamart memberikan dukungan secara penuh kepada karyawannya yang telah mengalami tindakan intimidasi.
Dilansir dari ungggahan video pada akun Instagram resmi Alfmart, Corporate Affairr Direktor PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), Solihin menunjuk kantor hukum Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukum atas dugaan intimidasi terhadap salah satu karyawannya yang bekerja di gerai Alfarmat Sambora, Tangerang Selatan pada 13 Agustus 2022.
Peristiwa tersebut menjadi viral di media sosial setelah terduga pelaku pencurian membawa pengacara dan menuntut karyawan tersebut untuk meminta maaf.
“Menanggapi terkait peristiwa pencurian yang terjadi di toko Alfamart Sampora, Tangerang Selatan pada hari Sabtu, 13 Agustus 2022 lalu, saya mewakili manajemen Alfamart menyatakan dan menegaskan bahwa perusahaan sepenuhnya mendukung karyawan kami yang berdasarkan investigasi awal menjalankan tugasnya sesuai dengan prosedur,” kata disampaikan Solihin melalui unggahan video pernyataan yang dibagikan melalui akun Instagram resmi Alfamart, @Alfamart, dikutip Senin (15/8).
Solihin juga menegaskan bahwa pihaknya menentang tindakan intimidasi yang dilakukan terhadap karyawannya tersebut. “Kami menolak tindakan intimidasi yang dilakukan terhadap karyawan yang telah berupaya menjalankan tugasnya dengan baik. Alfamart telah menunjuk kantor hukum Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukum kami,” papar Solihin.
Ia juga berharap bahwa kasus ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak. “Kami berharap kasus ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar menghormati hak setiap warga Negara di mata hukum,” pungkasnya.
Sebelumnya, Hotman Paris sendiri telah menyatakan siap untuk membantu karyawan Alfamart yang disebut mendapay ancaman hukum dari konsumen karena dituduh mencuri cokelat.
Lewat Instagram pribadinya @hotmanparisofficial, Hotman Paris menyampaikan agar karyawan Alfamart tidak minta maaf jika memang tidak bersalah.
"Halo pegawai Alfamart kamu hubungi saya, jangan takut, saya siap membela kamu gratis, Hotman Paris siap membela pegawai Alfamart secara gratis," tegas Hotman Paris.
"Jangan minta maaf kalau kau merasa tidak bersalah, jangan minta maaf kalau kau merasa tidak bersalah, lawan," sambungnya.
Kasus tersebut bermula ketika seorang pegawai Alfamart memergoki Mariana Ahong mengambil cokelat tanpa membayarnya terlebih dahulu di kasir. Mariana mengaku tidak sadar membawa cokelat ke dalam tasnya.
Vieo rekaman Mariana menyerahkan cokelat curiannya yang akan pergi dengan mobil mewahnya Mercedes Benz harus balik lagi ke Alfmart, pun viral di dunia maya. Tidak terima, Mariana mengancam akan melaporkan pegawal Alfamart yang telah memergokinya mengambil cokelat di mini market dengan UU ITE.

Komentar