Senin, 08 Juni 2026 | 00:19
NEWS

Kantongi Data Autopsi Jenazah Brigadir J, Komnas HAM: Paling Penting Bukti Mentah

Kantongi Data Autopsi Jenazah Brigadir J, Komnas HAM: Paling Penting Bukti Mentah
Komnas HAM (Dok Hidayatullah.com)

ASKARA - Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah mengantongi data tentang autopsi awal jenazah Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan, tim investigasi yang dibentuk masih bekerja menghimpun semua data yang diperlukan untuk mengungkap penyebab tewasnya Brigadir J. 

Dikatakan Anam, tim dari Komnas HAM sudah melihat bukti atau dokumentasi jenazah Brigadir J yang diperoleh dari tim forensik yang melakukan autopsi awal.

"Yang paling penting bagi Komnas HAM ialah, raw materials (bukti mentah)," ucap Anam saat konferensi pers di Jakarta pada Senin (25/7). 

Lantaran itu, dalam proses investigasi Komnas HAM menanyakan proses tersebut kepada dokter forensik yang terlibat dalam autopsi awal. 

Anam menyebut timnya telah melihat semua bukti-bukti tersebut dari sebelum jenazah diautopsi, sampai prosesnya selesai.

"Kami ditunjukkan posisi jenazah sebelum diautopsi, ketika proses autopsi, sampai berakhirnya autopsi," ujar Anam. 

Semua bukti tentang autopsi awal tersebut akan diteliti lembaga itu untuk membuat kesimpulan.

"Kesimpulan otoritasnya di Komnas HAM," ucap Anam.

Anam mengaku, pihaknya percaya autopsi awal jenazah ajudan Ferdy Sambo dilakukan pihak-pihak berkompeten. Semua bukti mentah itu akan diuji oleh para ahli menggunakan metode Komnas HAM. 

"Kami lakukan proses ini dengan skenario Komnas HAM sendiri. Kami punya logika sendiri, punya jalan sendiri. Dan kami bisa diuji barengan, bagaimana prosesnya," tandasnya. 

Komentar