Kamis, 04 Juni 2026 | 05:35
COMMUNITY

TPQ Pondok Bambu, Pesantren Modern Berbasis Tauhid

TPQ Pondok Bambu, Pesantren Modern Berbasis Tauhid
TPQ Pondok Bambu

ASKARA - Pesantren Tahfizhul Qur'an - Madrasah Tsnawiyah dan Aliyah Pondok Bambu di Desa Cogrek, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor ini memiliki kapasitas kamar atau tempat tidur untuk 200 santri  bea siswa penuh dari Obsession Media Group (OMG), sebuah perusahaan media yang dibidani Pa Uka, panggilan akrab putra Bugis Enrekang kelahiran Surabaya ini.

PTQ Pondok Bambu ini diharapkan dapat terus berkembang pesat serta maju sehingga InsyaAllâh di desa ini akan dikembangkan empat pilar Desa Madani yang merupakan program andalan dan dan manhaj Da'wah illah yang dikembangkan oleh Parmusi dalam membentengi Aqidah Ummat dengan terus mengokohkan posisi Parmusi yang merupakan connecting Moslem yang selalu menyapa, menata dan membela Ummat.

Ahad, 18 Dzulhijjah 1443 H atau bertepatan dengan 17 Juli 2022, Duo Buchory yakni Dr KH Buchori Abdul Shomad (Ketua Lembaga Da'wah Parmusi PP Parmusi) & Dr KH A Buchory Muslim (Ketua Lembaga Komunikasi dan Penyiaran Islam PP Parmusi) diminta oleh Pembina sekaligus Pengasuh TPQ Pondok Bambu yang juga Ketua Umum PP Parmusi Abah  Dr (C) H Usamah Hisyam, M.Sos.I untuk memberikan Taujîh Akbar  sekaligus menyemangati Para Santri baru untuk mengawali dimulainya Tahun Ajaran Baru 1443 - 1444 H atau 2022 - 2023 M.

Dalam kesempatan tersebut Ustadz Buchory Muslim (UBM), sapaan akrabnya, memberikan taujîh dan tasji' di hadapan puluhan santri juga Orang Tua Walinya. UBM sampaikan bahwa, di Pesantren itu cuma ada dua suasana yakni suasana yang enak dan enak sekali. Tidak ada susana tak enak atau tak nyaman.

“Apalagi saya tahu dan kenal betul dengan keluarga Pendiri Utama Pondok ini, yang semata-mata membangun Pondok dengan anggaran dan tak sedikit dan bea siswa full ini dengan niat ibadah dan membangun bangsa serta mencerdaskan dan mencerahkan ummat,” ujar UBM.

UBM mengungkapkan, lima tahun belakangan ini sering mendampingi Abah Dr (C) Usamah Hisyam,  kemana-mana, mulai dari Daerah terpencil di Pelosok NTT bahkan sampai ke Atambua di ujung Pulau Timor berbatasan dengan Timor Leste, Pulau Rote, ujung Sambas di Kalimantan Barat yang berbatasan dengan Negri jiran Malaysia itu.

“Bahkan saat ini dipimpin Da'i Kader Parmusi sebagai Bupatinya, Pulau Suku anak Laut di Kepualuan Riau, Suku Tajio di Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah, serta sempat beberapa kali terjun langsung di wilayah bencana, sampai acara Internasional bela Palestina di Istanbul sana.

“Saya melihat langsung bagaimana beliau bersungguh-sungguh mengerahkan potensi dengan biaya yang tak sedikit,” tuturnya.

Menariknya,  beliau selalu menyebut zakat, infaq shadaqah dan waqafnya dalam membiayai dan mengembangkan da'wah ilallâh ini dengan istilah APBL - Anggaran dan Pendapatan Belanja Langit. Agenda rutin  yang baru terhenti sejak wuhan corona virus melanda adalah mengumrohkan kader Da'i pilihan yang sebelumnya ditempa 40 hari sekaligus dibekali skill seperti Thibbun Nabawy dll di Pondok Bambu yang kini jadi Pesantren ini.

Belum lagi agenda besar lima tahunan yang akan kembali berlangsung tahun 2023 adalah Jambore Da'i yang ke dua serta akan diikuti insyaAllâh 10.000 Da'i, setelah tahun 2018 telah diikuti 5000 Da'i.  Ini sebuah event fantastis dan fenomenal dan mungkin pertama kali terjadi. Allâhu Akbar.

Semoga PTQ Pondok Bambu yang telah diresmikan pembukaan proses belajar mengajarnya, menjadi Pondok yang maju, pesat dan penuh berkah dalam Ridha Allah dengan melahirkan kader Da'wah yang kuat Aqidahnya, shahihah ibadahnya, Cerdas intelektualnya, terpuji akhlaqnya. “Serta peduli dan penuh ghirah dalam mengamalkan, mensyiarkan serta memperjuangkan Da'wah Ilallah, Insya Allah,” imbuhnya.

https://www.youtube.com/watch?v=QHvPoWR_Lt4

Komentar