Minggu, 07 Juni 2026 | 10:02
NEWS

Iklan Penipuan Upgrade Nasabah, Ini Penjelasan BCA

Iklan Penipuan Upgrade Nasabah, Ini Penjelasan BCA
Bank BCA (Dok Istimewa)

ASKARA - Iklan penipuan yang mengatasnamakan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) viral di media sosial beberapa hari terakhir. 

Iklan tersebut menawarkan program upgrade menjadi nasabah BCA Solitaire dan Prioritas.

Pihak BCA pun angkat suara dan menegaskan tidak pernah meminta data pribadi nasabah melalui iklan.

BCA lantas mengingatkan nasabah untuk berhati-hati terhadap iklan penipuan di media sosial yang mengatasnamakan perusahaannya. 

"Salah satu jenis cyber crime yang kerap terjadi adalah penipuan online seperti dengan munculnya iklan di media sosial dan meminta data pribadi Anda seperti nomor kartu kredit, PIN, OTP, dan lain-lain," ujar Direktur BCA, Haryanto T Budiman, dalam keterangannya, Kamis (9/6).

"Hal ini patut diwaspadai oleh nasabah karena Bank tidak pernah meminta data pribadi Anda," tambah Haryanto. 

EVP Individual Customer Business Development BCA, Adrianus Wagimin mengatakan, nasabah BCA Solitaire dan Prioritas merupakan suatu keanggotaan (membership) yang bersifat exclusive dan undangan.

Lantaran itu, menjadi nasabah BCA Solitaire dan Prioritas tidak hanya berdasarkan nominal deposito atau tabungan nasabah di BCA.

Korban penipuan, kata Adrianus, bisa melapor ke ke Halo BCA di 1500888 atau lewat Aplikasi HaloBCA. Jika menemukan akun-akun palsu BCA di Instagram Ads, nasabah juga bisa melaporkan ke akun resmi Instagram BCA (@GoodlifeBCA).

Salah satu korban mengaku kehilangan Rp180 juta setelah membuka iklan tersebut.

"Temen temen info ya ke teman-temannya, kalau ada iklan ini jangan di klik. Adek gw kena 118jt cuma dalam kurang 30 menit aja," tulis akun Twitter @achietmokoginta.

Komentar