Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:49
OPINI

Tragedi Daun Kelor

Oleh: Dwi Anna

Tragedi Daun Kelor
Dwi Anna (Dok Pribadi)
Pada saat saya SMA, di halaman samping rumah ditanam Pohon Kelor yang lumayan besar. Pohon  itu begitu rindang dengan daunnya yang hijau sehingga membuat saya sangat senang memandangnya setiap hari dari jendela dan melihat daunnya yang hijau, begitu enak dipandang mata. 
 
Tapi betapa terkejutnya, ternyata pada suatu pagi, saya menjumpai pohon kelor itu kering daunnya seperti terbakar, dan mati! 
 
Perasaan hati ini sangat sedih, karena itu termasuk salah satu pohon kesenangan dimana saya tidak akan bisa lagi memandang daunnya yang hijau dan sangat cantik dan sedap dipandang itu. Pengen rasanya menangis karena dia mati menemui ajalnya. 
 
Saya bertanya kepada Om yang saat itu tinggal satu rumah, kenapa Daun Kelor itu mati mendadak seperti orang kena serangan jantung? Om pun menjawab dengan santainya, "Iya semalam kayaknya ada yang mau ngerjain Om, ada bunyi seperti petasan dari arah atas dan karena ada Pohon Kelor itu, maka yang kena Pohon Kelornya dan bukan Om." 
 
Ternyata pohon itu adalah penangkal serangan ilmu gaib. Begitulah Om menjawab pada waktu itu. Saya yang tidak tau tentang Daun Kelor hanya berkata, "Ooooooh," sambil mangut-manggut dalam hati bertanya-tanya ada apa ya dengan si Daun Kelor? Dan pertanyaan itu hanya saya simpan dalam hati. 
 
Seiring dengan berjalannya waktu, saya mendengar ada teman dekat saya yang bercerita, bahwa dia habis ke dukun pasang susuk supaya laki-laki tertarik kalau melihat dirinya, tapi ada pantangan nya. 
 
Saya yang penasaran dengan Daun Kelor ini bertambah kepo untuk pengen tau. Dan teman saya bilang bahwa dia tidak boleh makan Daun Kelor atau bersentuhan dengan Daun Kelor atau makan sate dengan tusuknya masuk ke dalam mulut, harus dilepas dahulu tusuknya baru boleh dimakan, karena kalau dilanggar maka kesaktian si dukun yang ada di badan dia akan sirna. 
 
Mendengar itu kembali saya hanya mangut-mangut antara percaya dan percaya. Karena tidak ada pilihan untuk tidak mempercainya. Itulah mitos dan mistis dari si Daun Kelor. 
 
Nah terlepas dari mistis dan mitos, pada saat saya sudah mulai mengerti dunia internet dan berteman dengan Grandpa Google, saya membaca  bahwa Daun Kelor sangat banyak khasiatnya, vitamin dan proteinnya sangat tinggi bahkan dipakai buat obat anti bakteri dan jamur dan juga untuk antibiotik serta masih banyak lagi. 
 
Tentunya saya lebih tertarik yang Grandpa Google bilang. Dan akhirnya hari ini memasaklah saya dengan tema si Daun Kelor dan Daun Katuk (karena Daun Kelornya cuma sedikit jadi ditambahin Katuk). 
 
Karena yang dibahas si Kelor, maka si Katuk ditenggelamkan dulu ceritanya. Nah, buat yang pernah ke dukun atau pasang susuk, yuk cobain sayur yang saya masak ini. Sekalian pengen tau, bener gak ilmu pelet yang dari mbah dukun ilang. Hehehe.... Mari makan.
 
 

Komentar