Selasa, 09 Juni 2026 | 08:00
COMMUNITY

MDTA Tarbiyyatul Falah Al-fahruroziyyah Gelar Tradisi Samenan, Rasa Syukur Kenaikan Kelas

MDTA Tarbiyyatul Falah Al-fahruroziyyah Gelar Tradisi Samenan, Rasa Syukur Kenaikan Kelas
Tradisi Samenan

ASKARA - Tradisi Samenan atau kenaikan kelas dilaksanakan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Tarbiyyatul Falah Al-fahruroziyyah, kampung Legok nyenang RT 03 RW 09, Desa Pancawati, kecamatan Caringin, kabupaten Bogor Jawa Barat. Minggu, (20/3/2022).

Kegiatan Samenan berlangsung sejak pukul 07.30 WIB pagi yang rencananya akan dilangsungkan hingga malam dan diikuti 430 siswa dengan berbagai kreasi pertunjukan.

Samenan merupakan istilah sebagai rasa syukur dalam merayakan kenaikan kelas. Samenan bukan asli dari bahasa Sunda, Istilah tersebut diangkat dari bahasa Belanda. Dalam bahasa Belanda, kata Samen berarti bersama atau berkumpul, dimana orang tua, siswa hingga warga berkumpul merayakan keberhasilan sehingga istilah tersebut seolah melekat hingga saat ini.

Dalam kegiatan Samenan, setiap siswa diwajibkan untuk tampil ngaleseng berupa pidato atau dakwah tanpa menggunakan teks. Hal ini dimaksudkan agar siswa berani menyampaikan pidato melalui dakwah dengan berbagai pesan yang disampaikan dihadapan banyak orang.

Saat ditemui di lokasi acara, Kepala MDTA Tarbiyyatul Falah Al-fahruroziyyah, ustadz Manhalul Irfan S. Pd. I mengatakan, bahwa Ngaleseng merupakan salah satu ujian untuk memperlihatkan kemampuan santri dalam berbicara dan berdakwah.

"Melatih santri untuk menjadi pemberani dan tidak malu-malu serta biasa berdiri di hadapan orang banyak,” kata Ustadz Manhalul Irfan.

Ditambahkannya, tasyakur haflatul imtihan atau kenaikan kelas ini identik dengan istilah samenan dan merupakan suatu kegiatan penutup dari rangkaian kegiatan belajar mengajar sebagai tawis syukur para santri agar diberkahkan ilmu-ilmu nya.

"Seperti biasa sebelum samenan dilaksanakan, terlebih dahulu kami melaksanakan haol kasepuhan Mua llim Fahrurozi. Pada malam sebelum samenan, dilaksanakan oleh bapak bapak," jelas ustadz irfan panggilan akrabnya.

Acara Samenan dimulai dengan pawai arak arakan, lalu disambut dengan pementasan seni tradisi parebut seeng kemudian dilanjutkan dengan acara rutinitas tahunan.

Acara yang didukung oleh para orang tua wali murid ini juga diisi oleh tim Qasidah dari siswa MDTA Tarbiyyatul Falah Al-fahruroziyyah di bawah pimpinan Irma Yulia berkerjasama dengan para Alumni.

Komentar