Keseharian Angelina Sondakh di Tahanan, Jadi Cleaning Service, Astrada hingga Kelompok Penghafal Al-Qur'an
ASKARA - Artis yang pernah menjadi politisi Partao Demokrat, Angelina Sondakh telah resmi menghirup udara bebas usai menjalani hukuman sejak tahun 2012 lalu, Kamis pagi (3/3).
Selama mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Pondok Bambu, Jakarta Timur, perempuan bernama lengkap Angelina Patricia Pinkan Sondakh itu melakukan sejumlah aktivitas positif terdiri dari kegiatan pembinaan kemandirian dan kepribadian.
Menurut Ditjen PAS Kemenkumham, perempuan yang biasa disapa Angie itu sempat menjadi asisten sutradara sebuah film berjudul 'Hitam Putih Kelabu' yang diproduksi Rutan Pondok Bambu dan mendapat penghargaan internasional di Mumbai.
Mantan istri mendiang Adjie Massaid itu juga disebut aktif dalam kelompok 'Sapu Jagad', yakni kelompok kebersihan (cleaning service) di LPP Kelas IIA Jakarta. Tugasnya, membersihkan (sapu dan pel) area blok hunian.
Sementara di kegiatan kemandirian, Angie mendesain busana berupa mukena dan kerudung yang diproduksi Rutan Pondok bambu. Selanjutnya, dia juga menjahit tas-tas dan mukena itu serta mengikuti beberapa pelatihan membatik.
Mantan Anggota DPR RI itu juga bergabung dalam Kelompok Tani di LPP Kelas IIA Jakarta. Angie aktif berkebun dan bertani tanaman hortikultura, apotek hidup dan tanaman hias.
Dia juga memelihara burung hias dan ayam hias. Tak hanya itu, dia juga membuat gazebo dan tempat duduk bambu saat tergabung dalam Kelompok Kontruksi Pemula.
Untuk kegiatan kerohanian, Angie tergabung dalam Kelompok One Day One Juz, Kelompok Hafalan Al-Qur'an dan Kelompok Perpustakaan Hijau.
Angie yang gemar berolahraga juga berhasil menjuarai lomba tenis meja dobel antar lapas perempuan. Melukis dan menghasilkan karya seni daur ulang dan aktif dalam grup tarik suara jadi kegiatan lainnya.
Menurut Ditjen PAS, Angie juga bermain gitar dan cajon, membaca puisi serta melatih kelompok modeling selama menjalani masa tahanan.

Komentar