Ganjar Disuguhi Duren hingga Petai di Desa Wadas, Bakal Kembali Lagi untuk Menginap
ASKARA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali mengunjungi Desa Wadas di Kabupaten Purworejo terkait indisen yang terjadi di wilayah itu beberapa hari lalu, pada Minggu (13/2).
Dikatakan Ganjar, kedatangannya untuk mendengar langsung suara warga Desa Wadas.
Politisi PDI Perjuangan itu berharap dialog yang dilakukannya bersama para warga bisa menemukan solusi terbaik bagi polemik yang menimpa wilayah itu
"Saya yakin rembugan hari ini belum memuaskan bapak ibu warga Desa Wadas. Begitupun saya, masih ingin mendengar lebih banyak lagi. Maka tadi saya minta izin jika dalam waktu dekat akan kembali lagi ke Wadas untuk menginap. Alhamdulillah diizinkan," ujar Ganjar dalam keterangan di akun Instagram miliknya, dikutip Senin (14/2).
Ganjar juga mengucapkan terima kasih kepada warga Desa Wadas atas kesempatan dirinya bersilaturahmi.
"Juga terimakasih untuk oleh-olehnya. Akhirnya saya bisa merasakan durian terenak sedunia," kata Ganjar.
Kedatangan Ganjar kali ini mendapat sambutan dari warga desa. Ganjar pun disuguhi berbagai macam buah segar mulai dari nanas, kelapa, pisang, hingga petai.
"Alhamdulillah hari ini silaturahmi dengan warga Desa Wadas Kab. Purworejo. Saya berterima kasih atas sambutan yang baik dari para sedulur," kata Ganjar dalam akun Twitter resminya @ganjarpranowo dikutip Minggu (13/3).
Kunjungan Ganjar yang disambut warga dengan memberikan hasil bumi yang berlimpah-ruah itu.
Foto Ganjar disambut dan mendapat suguhan hasil bumi Wadas turut diunggah akun Instagram GEMPADEWA.
Menurut mereka suguhan dari warga tersebut bukti bahwa Desa Wadas makmur tanpa perlu penambangan andesit.
"Warga menyambut Ganjar Pranowo dengan memberikan berbagai macam hasil bumi Wadas supaya paham bahwa dari hasil bumi Wadas yang melimpah, warga Wadas sudah sejahtera tanpa tambang menunjukkan bahwa wilayah Wadas sudah makmur tanpa perlu penambangan andesit yang belakangan memicu konflik di wilayah itu," tulis GEMPADEWA.

Komentar