Gus Ripno Waluyo: Mistery Burung Perkutut Gaib Membawa Keberuntungan Pemiliknya
ASKARA - Burung Perkutut Jawa merupakan jenis burung yang memiliki ukuran kecil, bulunya berwarna abu-abu dan banyak di jadikan burung peliharaan dengan alasan suaranya indah dan merdu. Keberadaanya di Indonesia, khususnya di wilayah pulau Jawa kelestarianya mulai terancam punah. Burung Perkutut ini masih satu keluarga dengan Tekukur Biasa, Dederuk Jawa dan juga Merpati.
Di Indonesia type perkutut cukup banyak. Penghobi membedakan perkutut yang ada cocok dengan daerah aslinya, contohnya perkutut Sumatera, perkutut Jawa, perkutut Bali, serta perkutut Nusa Tenggara.
Spesial untuk di Jawa, tetap dibedakan lagi cocok dengan asal daerah yang sepanjang ini di kenal sebagai daerah penghasil perkutut berkwalitas, contohnya perkutut Pajajaran, perkutut Mataram, perkutut Majapahit, perkutut Tuban, serta perkutut Madura.
“Suaranya yang khas mengandung suasana magis dikalangan orang-orang yang mempercayainya sebagai mitos membawa keberuntungan. Burung ini banyak juga dibudidayakan sebagai hewan ternak, tentu saja bukan daging atau telurnya yang diambil, tapi kicauannya yang mengandung mistik,” ujar Tokoh Spiritualis Kota Malang, KRH Gus Ripno Waluyo, SE., SP.d., S.H., C.NSP., C.CL dalam perbincangan dengan Askara.co, Sabtu (12/2) malam.
Lebih lanjut, Gus Ripno Waluo menerangkan, Kukilo atau burung menjadi pelengkap sah mahzab dalam menjadi manusia yang genap dalam tradisi jawa kuno. Kukilo wajib hadir menyusul setelah Wismo (tempat tinggal), Wanito (istri), Turonggo (kendaraan), Curigo (ilmu atau pusaka), dan Kukilo. Diantara kukilo atau burung peliharaan yang disukai masyarakat Jawa terdapat pada burung perkutut.
Burung Perkutut bisa dikatakan merupakan pemenuhan kepuasan atau kenikmatan pribadi. Suara anggungannya dapat memberikan suasana tenang, teduh, santai bahagia dan seolah-olah pemiliknya dapat berhubungan dengan alam semesta secara langsung.
Lebih dari itu di jelaskan oleh Gus Ripno Waluyo, zaman dahulu kalau orang yang sudah mapan dan tergolong kaya pasti memiliki atau memelihara burung perkut, dan burung perkutut tenyata memiliki keistimewaan luar biasa karena dianggap memiliki kekuatan gaib yang dapat mempengaruhi pemiliknya berdasarkan katuranggan atau ciri mathi.
“Sehingga dipercaya memiliki pengaruh baik (membawa keberuntungan) atau buruk ( membawa sial) bagi pemilik atau si pemelihara itu bisa di katakan mitos atau cerita turun temurun soal keberuntungan dan kesialan,” terangnya.
Menurutnya, hal ini juga berlaku untuk perkutut yang berbulu putih di tengah kepala (satria kinayungan), perkutut jambul (songgo ratu), bulu ekornya 15 lembar (pandawa mijil), matanya bersinar kuning (mercu juwa). Sedangkan perkutut yang seluruh bulunya putih bersih atau hitam legam yang dianggap rajanya perkutut, kalau dipelihara akan memberukan keberuntungan.
Untuk mengetahui baik atau tidaknya seekor perkutut, dapat di tilik berdasarkan katuranggan (ciri fisik seperti bentuk tubuh, bulu, paruh, kaki ) dan ciri mathi (sifat, perilaku dan pada saat berbunyi ). Perkutu yang manggung menyongsong terbitnya matahari ( gedong mengo ), juga yang manggung menyertai terbenamnya matahari (gedong minep ) atau dari susunan bunyinya ( widana sreku/widah sana gasta gasti ), sangat baik dipelihara karena akan mendatangkan rezeki atau menaikkan derajat / pangkat.
Biasanya, perkutut katuranggan dikaitkan dengan perkutut lokal yang diyakini mempunyai "kekuatan gaib" menurut kepercayaan orang-orang tempo dulu terutama masyarakat tradisi jawa dan bukan perkutut silang atau sering disebut dengan Perkutut Bangkok yang yang banyak dilihat dan dipelihara saat ini dimana diyakini sudah tidak lagi memiliki kekuatan gaib sesuai dengan pikiran masyarakat modern.
Perkutut juga diyakini sebagai bilangan kelima dari kelengkapan seorang pria sejati yang sempurna dalam tradisi jawa yang berlatar kebudayaan keraton yaitu : Wisma (rumah), Garwa (istri), Curiga (keris), Turangga (kuda), dan Kukila (Perkutut). Itulah mengapa sangat sulit bahkan hampir langka mencari peternak burung perkutut katuranggan dibandingkan peternak perkutut bangkok.
Burung Perkutut adalah satu diantara burung peliharaan yang disukai banyak orang, karena beberapa kalangan menilai memelihara perkutut mendatangkan keberkahan. walaupun itu tidak boleh dijadikan alasan utama. oleh karena pendapat atau kepercayaan yang sifatnya turun-temurun, banyak sekali burung perkutut yang harganya sangat mahal, utamanya jenis yang memang sesuai dengan kategori tertentu yang sedang dicari.
“Anda tidak boleh menawar lebih dari satu kali, kalau perlu jangan ditawar dan langsung bayar. ini akan berpengaruh pada kondisi perkutut pada hari berikutnya. Pun juga Anda tidak boleh berpura-pura menawar jika memang tidak minat. Ada peraturan-peraturan yang tidak tertulis mengenai jual beli perkutut ini, oleh karenanya jika Anda ingin memelihara, ajaklah orang yang memang mengerti akan seluk beluk dari perkutut ini,” pungkas Pendiri Padepokan Jagad Kasat Mata ( PJKM).

Komentar