Mang Ucup Hobi Selingkuh Itu Akibat Gen
Oleh: Mang Ucup *)
Terbuktikan bahwa pria yang hobi selingkuh ini, karena AKIBAT GEN yang salah atau bawaan dari sononya !
Apakah kamu suka kentut atau suka menguping?
Bisa jadi kebiasaan jelek tersebut datang dari gen yang diturunkan oleh orang tuamu.
Peneliti di zaman sekarang mencari tahu apakah kebiasaan seseorang benar-benar dibentuk dari kondisi sosial ataukah datang dari faktor biologis.
Hasil yang didapat ternyata menyebutkan biologis cukup memberikan dukungan terhadap terbentuknya kebiasaan tersebut.
Berikut ini gen-gen yang membentuk sifat dan kebiasaan seseorang.
1. Gen Kekerasan
Ada gen dengan kode CDH13.
Gen ini disebut juga sebagai gen pejuang dan diasosiasikan mengapa kamu memiliki kebiasaan melakukan kekerasan.
Studi 2014 dari Finlandia menemukan fakta jika gen ini menyumbang terjadinya kriminalitas di negara tersebut sebanyak lima hingga sepuluh persen.
2. Gen Bunuh Diri
Kode gen RGS2 dikaitkan dengan seseorang yang melakukan bunuh diri.
Penelitian dari New York State Psychiatric Institute mendapati salah satu varian dari gen ini menyebabkan seseorang menjadi depresi, penyebab utama seseorang bunuh diri.
3. Gen Trauma
Peneliti menemukan orang tua dapat mentransfer pengalaman traumatis mereka terhadap anak-anaknya. Ini sudah diamati terhadap mereka yang selamat dari Holocaust kala Perang Dunia II serta veteran perang Vietnam.
Hasilnya terdapat gen post-traumatic stress disorder (PTSD) yang memang tertransfer kepada keturunan.
4. Gen Selingkuh
Gen dengan nama DRD4 diasosiasikan terhadap kebiasaan seseorang melakukan perselingkuhan atau tidak.
Penyebabnya adalah DRD4 bertanggung jawab terhadap produksi hormon dopamin yang membuat seseorang kecanduan dan salah satu candu itu adalah kecanduan seks.
5. Gen Kematian
Beberapa studi menemukan jika betina pada manusia dan hewan hidup jauh lebih lama daripada jantan nya.
Penelitian menemukan jika ini berhubungan dengan kode genetis dalam tubuhmu dan mereka menyebutnya sebagai kutukan ibu.
Fakta menarik adalah gen ini tidak berpengaruh kepada betina dan hanya kepada jantan saja, tetapi dapat diturunkan kepada anak betina.
6. Gen Sakit Punggung
Pada 2018 peneliti menemukan adanya tiga gen yang membuat seseorang sakit punggung.
Salah satu namanya adalah SOX5 yang mana berpengaruh terhadap pertumbuhan saat kamu masih menjadi embrio.
7. Gen Pesimis
Pemikiran negatif atau pesimis dikatakan dekat dengan kasus genetis.
Penelitian University of British Columbia menemukan gen ADRA2B adalah penyebabnya. Persyaratan gen ADRA2B menjadi gen pesimistis adalah ia harus kehilangan salah satu asam aminonya.
8. Gen Masalah Paru-paru
Penelitian terhadap Viking di Norwegia menemukan jika ada mutasi terhadap gen bernama A1AT.
Gen ini melindungi seseorang terhadap penyakit, namun karena mutasi tersebutlah timbullah gangguan kesehatan.
Penelitian lebih lanjut mengetahui jika orang Viking pada zaman dahulu memiliki risiko tinggi terkena masalah paru-paru.
Penelitian terhadap Viking di Norwegia menemukan jika ada mutasi terhadap gen bernama A1AT.
Gen ini melindungi seseorang terhadap penyakit, namun karena mutasi tersebutlah timbullah gangguan kesehatan.
Penelitian lebih lanjut mengetahui jika orang Viking pada zaman dahulu memiliki risiko tinggi terkena masalah paru-paru.
9. Gen Kurang Tidur
Studi terhadap 113.006 partisipan menemukan keberadaan tujuh gen penyebab seseorang bisa mendapatkan insomnia.
Menariknya gen ini jugalah yang menyebabkan munculnya depresi, kecemasan, dan lain hal yang menjadi penyebab insomnia.
10. Gen Suka Berbicara
Ternyata fakta perempuan lebih suka berbicara ketimbang pria itu benar.
Didukung dengan hasil penelitian, diperkirakan perempuan dapat berkata-kata hingga 20 ribu kata per hari, sedangkan pria berkisar di angka 7.000.
Studi lain menunjukkan jika gen FOXP2 kemungkinan besar menjadi penyebab seseorang suka berbicara.
*) Menetap di Amsterdam, Belanda

Komentar