Rabu, 17 Juni 2026 | 15:36
NEWS

Dinkes DKI Lacak Kontak Erat Pasien Pertama Kasus Omicron

Dinkes DKI Lacak Kontak Erat Pasien Pertama Kasus Omicron
Ilustrasi virus corona (3D4MEDICAL)

ASKARA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta melakukan pemeriksaan terhadap 39 orang yang dianggap kontak erat dengan N, pasien pertama kasus Covid-19 varian Omicron.  

"Ada sekian puluh orang, kalau nggak salah 39 (diperiksa). Kontak eratnya si tuan 'N' ini," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta, Dwi Oktavia, Sabtu (18/12). 

Sebelumnya diketahui, pasien pertama pasien Omicron berinisial N dinyatakan positif Covid-19 pada 8 Desember 2021. 

N kemudian langsung menjalani pemeriksaan whole-genome sequencing (WGS) serta diisolasi.

Ketika hasil pemeriksaannya keluar pada 15 Desember, dan N dinyatakan terpapar varian Omicron, Dinkes DKI langsung melakukan pelacakan terhadap kontak eratnya. 

"Mulai teman yang masih ketemu dengan dia ditanggal 8 dan 9 sebelum hasil (tes) Covid-nya keluar itu sampai mundur 2 minggu sebelumnya sesuai periodenya inkubasi Covid-19. Nah, itu yang dilacak untuk diswab," jelas Dwi.

Dwi menyebutkan, orang yang kontak erat dengan pasien N yang positif Covid-19 telah diisolasi. Namun, masih terdapat sejumlah pasien positif Covid-19 yang hasil pemeriksaannya belum keluar. 

"Dari yang ditracing ada sebagian yang juga positif Covid-19 hasil WGS belum keluar. Tadi yang positif tinggal diisolasi saja sambil menunggu hasil WGS-nya, tidak mengubah perlakuan terhadap kasusnya," tandas Dwi. 

Komentar