Selasa, 30 November 2021 | 13:43
NEWS

Co-founder Formula E Bantah Pemprov DKI Bayar Commitment Fee Lebih Mahal dari Negara Lain, Tapi Tolak Sebutkan Nilai

Co-founder Formula E Bantah Pemprov DKI Bayar Commitment Fee Lebih Mahal dari Negara Lain, Tapi Tolak Sebutkan Nilai
Formula E (Dok EPA-Yoan Balat)

ASKARA - Chief Championship Officer sekaligus Co-founder Formula E, Alberto Longo membantah isu yang menyebutkan bahwa Pemprov DKI Jakarta membayar commitment fee lebih mahal daripada kota-kota di negara lain. 

"Saya bisa yakinkan Jakarta tidak membayar lebih dari yang dibayarkan kota-kota lain," tegas Longo dalam konferensi pers, Rabu malam (24/11). 

Namun, Longo tidak menyebutkan secara spesifik biaya yang dikeluarkan Pemprov DKI untuk Formula E tersebut lantaran bersifat rahasia. 

Namun, Longo mengakui ajang balap ini memang termasuk acara dengan biaya yang mahal.

"Kita paham Formula E adalah kejuaraan dunia dan ini harganya sangat mahal. Jadi untuk satu balapan satu hari, itu biayanya 25 juta dolar," ungkapnya.

Longo meyakinkan kalau nantinya akan banyak investasi yang akan datang ke Jakarta setelah menyelenggarakan balapan ini. Sehingga, ia mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan Formula E.

"Pada intinya nanti investasinya akan kembali lagi ke negara dan kami mengundangkan partisipasi dari anda semua untuk menyukseskan acara ini," tandas Longo.

Seperti diketahui sebelumnya, Pemprov DKI telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp560 miliar untuk membayar biaya komitmen atau commitment fee untuk acara selama tiga tahun ke depan.

Komentar