Panglima TNI Respons Cekcok Arteria Dahlan dengan Wanita di Bandara, Sebut Komandan PM Sudah Turun Tangan
ASKARA - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa merespons keributan antara politisi PDI Perjuangan Arteria Dahlan dengan seorang wanita yang mengaku sebagai keluarga TNI di Bandara Soekarno Hatta.
Menurut Andika, kasus tersebut saat ini tengah ditelusuri oleh Polisi Militer (PM) yang berkoordinasi dengan Polresta Bandara Soekarno-Hatta.
"Bahwa kami telusuri pihak-pihak yang berada di video itu. Dan Komandan Pusat Polisi Militer sudah langsung mulai tadi malam melakukan penelusuran dan tadi pagi sudah langsung koordinasi dengan Polres Bandara," ungkap Andika kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (23/11).
Mantan Kepala Staf TNI AD itu memastikan, pihaknya siap menerima laporan keluhan dari kedua belah pihak yang saling berseteru.
Menurut Andika, apabila ada tekanan dalam proses tersebut maka akan diproses internal oleh TNI.
"Tapi ya memang kewenangan kami kan proses hukum terhadap anggota militer. Kalau yang bukan anggota militer biar masuk proses peradilan umum," katanya.
Mantan Komandan Paspampres itu mengatakan, pihaknya juga ingin mendengar langsung hasil pemeriksaan kepolisian terhadap pelapor sehingga mengetahui duduk perkara peristiwa tersebut.
Andika menegaskan, akan memberikan sanksi apabila terdapat pelanggaran yang dilakukan oleh anggota TNI.
"Makanya belum tentu keterlibatan anggota apa. Tapi kalau keluarga, keluarga itu kan masuk dalam warga masyarakat, itu prosesnya hukumnya ada di peradilan umum. Jadi kami hanya akan proses hukum anggota TNI sesuai tindakannya," tandasnya.
Sebagai informasi, peristiwa berawal dari dalam pesawat saat pesawat yang mengantarkan dirinya dan keluarga serta perempuan tersebut dari Bali mendarat di Bandara Soekarno-Hatta.
Momen itu terekam video berdurasi 1 menit 27 detik dan memperlihatkan seorang wanita berambut panjang yang membawa tas bermerek memaki ibunda Arteria dengan kata 'gila'.
Dalam video lainnnya tampak wanita yang memaki ibunda Arteria itu meninggalkan Bandara Soekarno Hatta menggunakan mobil dinas TNI jenis Mitsubishi Pajero Sport berpelat nomor 75194-03.
Kasubag Humas Polres Bandara Soekarno Hatta, Iptu Prayogo menyebutkan, kedua pihak sudah saling membuat laporan polisi terkait hal ini.
Laporan tersebut masuk ke Polres Bandara Soetta karena lokasi kejadian berada di Bandara Soetta.
"Ada pelaporan dari kedua belah pihak. Jadi saling lapor ya, sementara lagi ditangani Satreskrim Polres Bandara Soekarno Hatta," kata Iptu Prayogo saat dihubungi wartawan, Senin (22/11).

Komentar