Jokowi Kirim Paket Bantuan untuk Korban Banjir Sintang, Sebegini Jumlah dan Isinya
ASKARA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengirimkan sebanyak 5.000 paket sembako untuk membantu warga korban banjir di wilayah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar).
Deputi I Bidang Administrasi dan Pengelolaan Istana Kemensesneg, Rika Kiswardani mengatakan, paket bantuan yang dikirimkan tersebut berisi beras lima kilogram, minyak goreng satu liter, gula pasir, teh celup dan biskuit.
"Paket bantuan sudah siap, maka yang perlu didiskusikan adalah cara mendistribusikannya supaya lancar dan tepat sasaran," ungkap Rika, saat Rapat koordinasi secara virtual dari Jakarta terkait penyaluran bantuan untuk korban banjir di Sintang, Kalbar, Rabu (17/11).
Rencananya, kata Rika, bantuan tersebut didistribusikan pada Jumat (19/11).
“Kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI dan Polri,” ucap Rika.
Sementara, Kepala Biro Administrasi Sekretariat Presiden, Sony Kartiko mengatakan, pengemasan bantuan sudah dilakukan di Pontianak, Kalbar.
“Kami berharap 10 truk yang membawa bantuan bisa lancar menuju lokasi bencana," katanya.
Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengatakan, pihaknya sudah mengirim bantuan untuk lima kabupaten, sebanyak 33 truk dari masyarakat dan Pemprov Kalbar.
"Cadangan beras sudah mulai dikirim. Bantuan Bapak Presiden nanti, setelah barangnya ada akan langsung kami distribusikan," ujar Sutarmidji.
Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Sulaiman Agusto menyampaikan, pihaknya sudah membantu pengiriman 35 truk bantuan untuk lima kabupaten.
"Terakhir kami mengirim 546 boks obat-obatan dan vitamin. Kami juga sudah pesan 2.000 selimut. Besok saya akan ke Sintang mendampingi menteri PUPR," terang Mayjen Sulaiman.
Di sisi lain, Wakapolda Kalbar Brigjen Asep Safrudin menyampaikan bahwa korban banjir juga membutuhkan air bersih.
"Kami sudah kirim kendaraan operasional. Ada juga bantuan beberapa tenda dan air bersih. Namun, air bersih masih kurang," kata Asep.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah mengatakan korban banjir yang mengungsi juga memerlukan kelambu, popok bayi dan pembalut wanita.
"Ada warga kami yang mengungsi di kebun karet, karena banjir nyamuk sangat banyak. Kalau bisa dibantu juga kelambu," pinta Yosepha Hasnah mendampingi Bupati Sintang Jarot Winarno dalam rapat virtual tersebut. (ant/jpnn)

Komentar