Kamis, 04 Juni 2026 | 08:46
NEWS

BPOM Sebut, 4 Jenis Vaksin Ini Bakal Diproduksi di Indonesia

BPOM Sebut, 4 Jenis Vaksin Ini Bakal Diproduksi di Indonesia
Ilustrasi vaksinasi (Dok aa.com)

ASKARA - Empat jenis vaksin Covid-19 berpeluang besar untuk diproduksi di Indonesia tahun depan. 

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny K Lukito mengklaim, keempat jenis vaksin tersebut sudah terlihat progresnya. 

"Saat ini ada empat yang ada kemungkinan menuju pada produksi dalam negeri dan sudah terlihat ada progresnya," kata Penny K Lukito, Selasa (9/11). 

Keempat jenis vaksin tersebut yakni:

1. Vaksin Merah Putih 

Vaksin ini dikembangkan Universitas Airlangga (Unair). Saat ini, perkembangannya sudah memasuki tahap kedua praklinik.

"Fase pertama menggunakan hewan mencit dan yang kedua menggunakan hewan maka itu baru saja diselesaikan," katanya. 

Penny mengatakan, Vaksin Merah Putih sudah masuk ke arah uji klinik fase pertama yang dimulai pada Desember 2021. 

Diperkirakan uji klinik fase kedua dan ketiga dilakukan bersamaan sekitar Januari-Februari 2022.

"Harapannya izin penggunaan darurat (EUA) bisa keluar sekitar bulan Mei atau Juni 2022 hingga produksi atau komersialisasi bisa Juni atau Juli 2022," ujarnya.

2. Vaksin BUMN 

Dikatakan Penny, saat ini Baylor Medical Collage juga sedang melakukan pengembangan berupa vaksin BUMN dan saja menyelesaikan praklinik kedua. 

Vaksin berplatform rekombinan protein sub unit itu sedang menuju fase pertama uji klinik yang diperkirakan mulai pada Desember 2021.

"Dalam waktu dekat diharapkan EUA bisa terbit Juni dan produksi sekitar Juli 2022," imbuhnya.

3. Vaksin Zifivax 

Yang ketiga adalah Vaksin Zifivax. Disebutkan, vaksin rekombinan protein sub unit kerja sama Bio Farma dan Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical itu sudah mendapatkan EUA dari BPOM RI.

Vaksin Covid-19 Zifivax sudah melalui uji klinik di Indonesia dan dipastikan memiliki komponen dalam negeri yang dikelola di fasilitas Jakarta Biopharmaceutical (J-Bio). 

"Akan ada produksi fill and finish dengan PT Biotis sekitar Februari 2022," ucapnya.

Penny juga memastikan akan ada transfer teknologi produksi dalam pengembangan Zifivax di Indonesia secara jangka panjang. Pasalnya, produsen membangun seluruh fasilitas produksi di Indonesia.

4. Vaksin ARCov 

Vaksin ini sedang dikembangkan oleh PT Etana Biotech bekerja sama dengan Walfax Abogen berplatform mRNA. 

"Pada Februari 2020 akan uji klinik, tetapi Februari 2022 harapannya akan ada fill and finish dengan bahan baku impor dan jangka panjang juga akan produksi hulu sampai ke hilir di PT Etana," tandas Penny. (ant/jpnn)

Komentar