Minggu, 07 Juni 2026 | 15:29
NEWS

Napi Lapas Kelas 1 Medan Ngaku Diperas Rp40 Juta, Jika Tidak Dipukul Petugas Sampai Luka

Napi Lapas Kelas 1 Medan Ngaku Diperas Rp40 Juta, Jika Tidak Dipukul Petugas Sampai Luka
Napi ngaku dipukul petugas lapas (Dok tangkapan layar)

ASKARA - Sebuah video yang memperlihatkan seorang narapidana (napi) dipenuhi luka memar dan diduga menjadi korban penganiayaan di Lapas Kelas 1 Tanjung Gusta, Medan viral di media sosial.

Sang napi juga mengaku diperas oleh petugas lapas dengan diminta uang hingga puluhan juta rupiah agar bisa keluar. Kalau tidak, mereka diganjar pukulan.

"Inilah tindakan pegawai Lapas Kelas 1 Medan, kami bukan binatang, kami manusia pak. Kami dikere sampai bertahun-tahun di sini (hanya) masalah kecil aja," ungkap seorang napi dalam video yang diunggah di akun Instagram @cetul222, Sabtu (18/9).

"Diminta uang, 30 juta, 40 juta, baru bisa keluar, kalau enggak kami dipukuli seperti ini," lanjut dia.

Dalam video tersebut, terlihat seorang napi laki-laki yang diminta untuk membuka pakaiannya. Setelah napi tersebut membuka pakaiannya, terlihat di punggungnya dipenuhi luka memar.

"Inilah tindakan pegawai Lapas Kelas 1 Medan," ucap napi tersebut sambil menunjukan kamera ke arah luka memar rekan sesama Lapas.

Berdasarkan keterangan video, dugaan penganiayaan dan pemerasan itu terjadi di Lapas Kelas 1 Tanjung Gusta yang berada di Jalan Lapas, Tanjung Gusta, Medan Helvetia, Kota Medan.

"Kekerasan di dalam Sel Lapas Kelas 1 Medan Tanjung Gusta," demikian keterangan video akun Instagram @cetul222.

Komentar