Bantu Pengamanan PON, Polri Kirim 16 SSK Brimob ke Papua
ASKARA - Sebanyak 1.600 personel kepolisian akan dikirimkan ke Papua untuk mengawal pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX.
Asisten Kapolri bidang Operasi, Irjen Imam Sugianto menyebut, 1.600 pasukan tersebut dikerahkan untuk melapis pengamanan PON.
"Backup pasukan 16 SSK (Satuan Setingkat Kompi) untuk bantu PAM (pengamanan) PON," kata Imam, kepada wartawan, Kamis (9/9).
Imam mengatakan, personel yang dikirim tersebut berasal dari satuan Brimob Nusantara. Mereka akan menjaga pelaksanaan PON agar tetap aman dari berbagai gangguan termasuk gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Sebelumnya, Polda Papua mengantisipasi segala ancaman yang berpotensi terjadi saat PON. Terutama, aksi KKB dan unjuk rasa Komine Nasional Papua Barat (KNPB). Kedua hal itu akan diantisipasi melalui simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) menjelang PON.
"Ancaman utama yang ada di Provinsi Papua adalah gangguan dari Kelompok KKB dan KKP, perlu diantisipasi juga aksi demonstrasi yang ditunggangi oleh KNPB untuk mencoba menggagalkan atau membuat rusuh pada saat pelaksanaan PON XX Papua," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal.
Antisipasi nantinya dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua. Polda Papua juga telah menyiapkan mekanisme pengawalan dan pengaturan arus lalu lintas agar simulasi Sispamkota terlaksana dengan baik.

Komentar