Selasa, 28 September 2021 | 22:56
NEWS

Rafael Malalangi, Siswa Calon Bintara Polri yang Viral dari Sulut Akhirnya Dapat Kabar Baik

Rafael Malalangi, Siswa Calon Bintara Polri yang Viral dari Sulut Akhirnya Dapat Kabar Baik
Keluarga calon siswa Bintara Polri (Dok tangkapan layar)

ASKARA - Polda Sulawesi Utara (Sulut) menggelar konferensi pers merespons viralnya video seorang calon bintara Polri bernama Rafael Malalangi yang namanya sudah dinyatakan lulus tapi hilang namanya didaftar. 

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Jules Abast mengatakan, pihaknya sudah memanggil keluarga siswa Bintara Rafael dan diberi penjelasan bersama keluarga calon siswa lainnya bernama Franco Kowal yang mengajukan keberatan dan berdasarkan data dan kroscek yang akhirnya diakomodir jadi calon siswa yang lulus.

"Dengan diakomodirnya keberatan calon siswa Bintara Franco Kowal dengan sendirinya calon siswa bintara Rafael Malalangi menjadi rangking terakhir dan menjadi di luar kuota penerimaan calon siswa bintara 2021," kata Jules Abast, Jumat (30/7).

Julest Abast juga meminta penjelasan kepada Rafael dan keluarga terkait viralnya video yang ada di media sosial (medsos).

"Dalam video tersebut disebutkan telah menerima surat dari Polda yang menyatakan Rafael tidak lulus dan ternyata kejadian sebenarnya Rafael dan keluarga dipanggil ke Polda Sulut untuk diberi penjelasan," ujar Jules Abast.

Sementara, orangtua dari calon siswa Bintara Rafael yaitu ayahnya Kenly Malalangi, pun meminta maaf atas beredarnya video viral di medsos tersebut.

"Kami sebagai orangtua dari Rafael Malalangi meminta maaf sebesar-besarnya kepada Kapolri dan Kapolda Sulut," ujar Kenly Malalangi.

Setelah kejadian video viral di medsos Polda Sulut berupaya untuk mengusulkan ataupun kebijakan yang diajukan ke Mabes Polri yang bisa mempertimbangkan untuk menerima Rafael Malalangi untuk masuk dalam kuota di gelombang kedua untuk ikut pendidikan tahun 2022.

Akhirnya, setelah pengajuan disetujui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, calon siswa Bintara Rafael Malalangi dimasukkan ke dalam gelombang kedua untuk pendidikan Bintara Polri Tahun 2022.

Mendengar kabar baik yang disampaikan Polda Sulut atas keputusan Kapolri, keluarga dan juga Rafael Malalangi mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kapolri dan Kapolda Sulut beserta seluruh Jajaran kepolisian yang ada.

Sebelumnya diberitakan, orang tua salah satu siswa calon Bintara Polri 2021 asal Minahasa Selatan, Sulawesi Utara membuat sebuah video keluhan dan viral di jagat maya.   

Dalam unggahannya tersebut, pria bernama Christofel Tumalun itu meminta keadilan dan bantuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

Christofel bercerita, anaknya bernama Rafael Malalangi mengikuti tes penerimaan calon Bintara Polri 2021 pada 22 Juli 2021. Pada saat pengumuman yang disiarkan live streaming dan disaksikan seluruh masyarakat Desa Pinapalangkow, nama anaknya lulus. 

Mendengar hal itu, pihak keluarga pun bangga dan langsung menggelar ibadah syukur.

Namun, kabar mengejutkan tiba-tiba datang. Keluarga menerima surat anaknya dinyatakan tidak lulus dan sudah digantikan orang lain pada Kamis (29/7). 

"Apakah ini adil pak. Kami orang susah, orang tak punya pak. Kami mohon keadilan. Mohon bantuan dari Bapak Presiden Joko Widodo dan Bapak Kapolri, kiranya anak kami dapat pendidikan," ujar Christofel Tumalun ditemani keluarganya dalam rekaman video yang viral, Kamis (29/7).

 

Komentar