Selasa, 28 September 2021 | 12:01
NEWS

Diduga Beritakan Tentang Judi, Wartawan di Sumut Disiram OTK dengan Air Keras

Diduga Beritakan Tentang Judi, Wartawan di Sumut Disiram OTK dengan Air Keras
Wartawan disiram air keras (Dok Istimewa)

ASKARA - Seorang wartawan di Sumatra Utara kembali mendapat perlakuan kekerasan. Pemimpin redaksi media online jelajahperkara.com bernama Persada Bhayangkara Sembiring disiram air keras di bagian wajahnya. 

Persada disiram air keras oleh orang tak dikenal (OTK) saat melintas di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, persisnya di depan rumah Babi Panggang Karo 'Tensonikna' pada Minggu malam (25/7) sekitar pukul 21.50 WIB.

Siraman air keras yang dilakukan OTK membuat Persada menghentikan laju sepeda motornya dan berteriak kesakitan. Oleh rekan sesama wartawan bernama Bonni T Manullang yang dihubungi, Persada langsung dilarikan ke RSUP Adam Malik.

Menurut Persada kepada Bonni, ada dua orang tak dikenal yang melakukan penyiraman air keras terhadapnya. Keduanya mengendarai sepeda motor bermerek Yamaha Vixion yang memepetnya, sebelum kemudian menyiramkan air keras ke wajahnya.

"Katanya orangnya tinggi kurus. Boncengan orang itu (pelaku)," jelas Bonni kepada wartawan di RSUP Adam Malik.

Sebelumnya disiram air keras, lanjut Bonni, Persada bilang dia ada janji bertemu dengan seseorang berinisial HST di Simpang Selayang.

Persada tiba lebih dulu di tempat yang sudah dijanjikan, sementara HST belum tiba.

Saat menunggu ketibaan HST, tiba-tiba ada dua orang mendekati Persada. Tanpa basa-basi, salah satu dari dua orang itu langsung menyiramkan air keras ke wajah Persada, lantas kabur cepat-cepat.

"Kondisi wajahnya sangat parah, mengerikan. Mukanya bengkak dan menguning," jelas Bonni.

Kasus ini ditangani pihak Polsek Medan Tuntungan, Polrestabes Medan dan Polda Sumatra Utara. Tim inafis kepolisian juga sudah datang ke TKP dan ke RSUP Adam Malik untuk meminta keterangan dari korban.

Dugaan sementara, motif penyiraman air keras ini berkaitan dengan pemberitaan tentang tindak pidana perjudian yang diterbitkan oleh media yang dipimpin oleh Persada.

"Korban ini sejauh yang diketahui termasuk salah satu wartawan yang selalu aktif memberitakan perjudian di Kota Medan dan daerah lain," ujar Bonni.

Komentar