Rabu, 16 Juni 2021 | 21:30
COMMUNITY

Aksi bersih-bersih Pecinta Lingkungan Gunakan Perahu Getek

Aksi bersih-bersih Pecinta Lingkungan Gunakan Perahu Getek
Aksi bersih-bersih (Foto antara)

ASKARA - Dampak bencana dari krisis iklim di seluruh Indonesia ada di depan mata. Masyarakat Peduli Ciliwung Setu Pengarengan mendorong aksi bersih-bersih lingkungan hidup dan alam sekitar,  agar pemerintah Indonesia mempunyai program nyata dan sangat serius dengan kebijakan yang berpihak pada lingkungan hidup dan alam di tengah perkotaan.

Pokdarwis Situ Pengarengan bekerja sama dengan Acsena Humanis Respon Foundation, Mat Peci(Masyarakat Pecinta Ciliwung) dan Forum Peduli Situ menggelar Aksi Bersih-Bersih Setu Pengarengan Cisalak Depok, Jawa Barat. Bentuk aksi Pembersihan Eceng gondok yang terkontaminasi dengan limbah rumah tangga dan sampah plastik. Aksi bersih-bersih ini menggunakan perahu getek hasil swadaya masyarakat pecinta lingkungan.

“Pembuangan air Setu Pengarengan,kita berharap punya kontribusi kepada pemerintah kota Depok dan pemerintah pusat, agar bisa membantu Setu Pengarengan bisa normal,” ujar Erry Arianto Machfud koordinator Setu Pengarengan Cisalak, Minggu.

Selain swadaya masyarakat sekitar ada yang turut terlibat Pokdarwis, Setu Pengarengan adalah sadar wisata, warga kelurahan Cisalak khususnya kelurahan Baktijaya kecamatan Sukmajaya juga ada Mat Peci Masyarakat Pecinta Ciliwung, Yayasan Acsena Humanis Respon Foudation dan dari LBH Senapati.

Harapannya, mereka berkumpul disini untuk menggagas kegiatan ini supaya ada perhatian pemerintah Kota Depok. Karena mereka tidak bisa menutup mata keberadaan Setu Pengarengan ini berada diantara pembangunan yang luar biasa ada jalan Tol ada pipa gas Nasional. Selain itu akan ada pembangunan UII dekat dengan Pemprov Kota Depok.

“Tapi Setu Pengarengan belum di rawat dengan baik ada apa? Kita harapkan paling tidak setelah normal, tidak ada banjir juga tidak ada sampah airnya tidak bau dan keruh.Kemarin sempat tanggulnya jebol sampai kepemukiman Setunya tertutup air supaya ada perhatiannya pemerintah kota Depok,” ungkap, Erry Arianto Machfud.

Komentar