Senin, 08 Juni 2026 | 00:52
NEWS

Jenazah Pemuda yang Meninggal Usai Divaksin Bakal Diautopsi, Diyakini Ada Kelalaian Sistem Vaksinasi

Jenazah Pemuda yang Meninggal Usai Divaksin Bakal Diautopsi, Diyakini Ada Kelalaian Sistem Vaksinasi
Ilustrasi vaksinasi (Dok Pixabay)

ASKARA - Seorang pemuda bernama Trio Fauqi Firdaus (22) yang meninggal dunia setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19 Astrazeneca pada Rabu (5/5) lalu akan diautopsi.

Hal itu diungkapkan saudara almarhum Trio bernama Viki. Namun menurut Viki, autopsi jenazah adiknya belum merupakan keputusan mutlak dari pihak keluarga  

"Kemungkinan besar pihak keluarga akan bersedia (jenazah Trio) diautopsi," kata Viki saat dihubungi, Rabu (12/5).

Dikatakan Viki, keluarga meminta pihak ketiga mengautopsi Trio jika memang akan dilakukan.

Namun, dia juga menjelaskan meskipun autopsi dilakukan, Viki meyakini penyebab kematian adiknya ialah kelalaian dalam sistem vaksinasi. 

"Screening mereka tidak mendalam, dan saat pelaksanaan pun ada kelalaian," ujarnya.

Viki menjelaskan, keluarga Trio dan pihak Dinas Kesehatan DKI Jakarta bersama Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) berencana akan melakukan pertemuan. 

"Jumat, jam 9 pagi (pertemuan, red). Menunggu pihak Dinkes berkoordinasi dengan komnas KIPI," sambungnya.

Sebelumnya, Trio Fauqi Firdaus pemuda asal Buaran, Jakarta Timur, dikabarkan meninggal dunia setelah menerima vaksin AstraZeneca. 

Viki menjelaskan adiknya mengeluhkan demam, pusing hingga linu di sekujur tubuh setelah tiba di rumah. 

"Berdasarkan informasi yang diterima dari keluarga terutama ibu dan adik saya, Vika. Alhamarhum pulang bekerja pada Rabu sekitar pukul 15.30 WIB," kata Viki saat ditemui wartawan, Senin (10/5). (jpnn)

Komentar