Minggu, 07 Juni 2026 | 11:38
NEWS

Angka Kematian Covid-19 Terus Bertambah, Satgas Minta Daerah Waspada

Angka Kematian Covid-19 Terus Bertambah, Satgas Minta Daerah Waspada
Ilustrasi jenazah (Dok U-Report)

ASKARA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyoroti perkembangan jumlah kasus meninggal akibat terpapar virus corona. Karena pasien meninggal terus bertambah, dan angka persentasenya sebesar 2,7 persen.

Angka tersebut telah bertahan lebih dari 2 bulan atau sejak awal Februari 2021. Padahal, jika membandingkan dengan persentase kesembuhan dan kasus aktif yang membaik, persentase kematian harusnya dapat diturunkan.

"Kita tidak boleh melihat pada kasus aktif dan kesembuhan saja. Tapi perlu mewaspadai angka kematian yang tinggi dari beberapa provinsi," kata Wiku dalam keterangannya, Rabu (28/4).

Melihat perkembangan pada minggu ini, kenaikannya mencapai 29,2 persen. Tingginya angka kematian ini dikontribusikan 5 provinsi, yakni Jawa Tengah naik 178 (125 vs 303), Sumatera Selatan naik 25 (29 vs 54). 

Sementara di DKI Jakarta naik 20 (75 vs 95), Jawa Barat naik 18 (130 vs 148) dan Aceh naik 15 (5 vs 20). Kelima provinsi ini diminta segera mengevaluasi penanganannya. Kabupaten/kota yang menyumbangkan angka kematian terbesar harus segera diidentifikasi.

"Penurunan persentase dapat terjadi apabila kasus positif baru dapat seluruhnya sembuh," tutur Wiku.

Pemerintah daerah setempat diminta segera melakukan perbaikan pada kualitas penanganan pasien positif, utamanya pada gejala sedang dan berat. 

Upaya testing dan tracing pun harus ditingkatkan untuk mengidentifikasi penularan sejak dini. Pemda setempat diminta terus berkoordinasi data daerah dan pusat agar dapat tecapai sinkronisasi data yang baik. 

Sehingga kenaikan angka kematian mingguan tidak bisa ditoleransi. Mengingat saat ini tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan atau BOR (bed occupancy ratio), tidak menunjukkan kenaikan. 

Wiku menambahkan angka kasus aktif secara nasional juga menurun. "Apabila rumah sakit menghadapi kendala atau kesulitan dalam mengahadapi kasus Covid-19, harap segera menghubungi Kementerian Kesehatan agar diberi bantuan segera," pesan Wiku. 

Disamping itu, pada penambahan kasus positif minggu ini terbilang cukup baik. Ditandai menurunnya kembali penambahan angka kasus positif.

Minggu ini penambahannya menurun menjadi 1,4 persen dari minggu sebelumnya sebesar 14,1 persen. Dan secara per provinsi, kenaikan kasus tertinggi mingguan berada di Riau naik 930 kasus (1.888 vs 2.818), Sumatera Barat naik 758 (1.068 vs 1.826), Kep. Bangka Belitung naik 408 (884 vs 1.292), NTT naik 353 (424 vs 777) dan Sumatera Selatan naik 237 (568 vs 805). 

Selanjutnya, pada perkembangan kesembuhan minggu ini naik 0,9 persem. Ada 5 provinsi yang mencatatkan angka kenaikan tertinggi yaitu Jawa Barat naik 2.386 (5.181 vs 7.567), Kepulauan Bangka Belitung naik 622 (425 vs 1.046), Riau naik 351 (1.246 vs 1.597), Kepulauan Riau naik 239 (147 vs 386) dan Kalimantan Utara naik 208 (468 vs 676). 

 

Komentar