Senin, 20 Juli 2026 | 16:34
NEWS

Warga India Masuk Indonesia, Kemenkes Teliti Mutasi Covid-19

Warga India Masuk Indonesia, Kemenkes Teliti Mutasi Covid-19
Warga India di Bandara Soetta (Dok Instagram)

ASKARA - Kementerian Kesehatan mengemukakan identifikasi terhadap mutasi SARS-CoV-2 yang berpotensi dibawa pendatang dari India, masih ditangani intensif Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes).

Juru Bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menyatakan, hasil indentifikasi dari mutasi Covid-19 akan keluar dalam waktu dekat.

"Kita sedang melakukan 'whole genome sequencing' (pengurutan keseluruhan genom) dari sejumlah warga negara India terkonfirmasi positif Covid-19. Baru mungkin Jumat (30/4) ya (hasilnya)," katanya, Selasa (27/4).

Pengurutan keseluruhan genom diteliti oleh Balitbangkes bekerja sama dengan 17 laboratorium di Indonesia.

Kementerian Kesehatan telah mengonfirmasikan sebanyak 12 dari total 127 warga negara India yang melakukan eksodus ke Indonesia, Rabu (21/4), dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

Sejumlah pihak terkait di Indonesia tengah bersiap mengantisipasi masuknya varian baru Covid-19 dari sejumlah negara di antaranya B117 dari Inggris, B1351 dari Afrika Selatan.

Varian baru Covid-19 P1 dari Brazil serta varian mutasi ganda B1617 di India yang diperkirakan lebih berbahaya dan cepat menular.

Menurut Siti Nadia, kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan terjadinya lonjakan kasus yang sangat tinggi secara global, sehingga mendorong pemerintah untuk lebih agresif mengantisipasi hal itu.

Sebab saat ini di India virus SARS-CoV-2 varian B1617 yang bermuatan mutasi ganda tengah melanda dan memakan korban ratusan ribu jiwa.

Sebanyak 160 orang dari India menggunakan pesawat carter mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Dari hasil pendataan, sebanyak 153 orang merupakan WNA India dan 7 orang merupakan WNI. Dari hasil pemeriksaan, 7 WNI dinyatakan negatif Covid-19, tapi tetap harus menjalani isolasi mandiri di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Komentar