Minggu, 07 Juni 2026 | 14:28
NEWS

KRI Nanggala-402 Tenggelam, Panglima TNI Cari Bukti Kuat

KRI Nanggala-402 Tenggelam, Panglima TNI Cari Bukti Kuat
Konferensi pers Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. (Beritalima)

ASKARA - Pencarian KRI Nanggala-402 yang membawa 53 personel TNI AL telah dinaikkan fasenya dari submiss (hilang) menuju subsunk (tenggelam).

"Saya atas nama panglima TNI menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Kita bersama-sama mendoakan supaya proses pencarian ini terus bisa dilaksanakan dan bisa mendapatkan bukti-bukti kuat," kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat konferensi pers di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (24/4).

Dalam kesempatan tersebut, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa operasi SAR telah memasuki hari ke empat sejak KRI Nanggala-402 dinyatakan hilang pada Rabu (21/4). Sejak awal, seluruh komponen yang dikerahkan telah bekerja semaksimal mungkin untuk mencari keberadaan kapal selam tersebut.

"TNI Angkatan Laut bersama kepolisian, Basarnas, KNKT serta negara sahabat telah berupaya semaksimal mungkin mencari keberadaan KRI Nanggala-402," ucap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengakui jika pada Sabtu (24/4) dini hari merupakan batas akhir live support berupa ketersediaan oksigen bagi seluruh ABK kapal. Namun, hingga batas akhir live support tersebut, keberadaan kapal juga belum bisa ditemukan.

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan bahwa dalam proses pencarian KRI Nanggala-402 telah menemukan barang-barang yaitu pelurus tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin dan botol oranye pelumas periskop kapal selam. 

"Ditemukan juga alat yang dipakai ABK Nanggala untuk salat dan spons untuk menahan panas pada freshroom. Dengan adanya bukti otentik tersebut maka pada saat ini kita isyaratkan dari submiss menjadi subsunk," ujar Laksamana TNI Yudo Margono. (beritalima) 

Komentar