Kamis, 04 Juni 2026 | 09:43
NEWS

Teror KKB Berlanjut, Guru Kembali Tewas Ditembak

Teror KKB Berlanjut, Guru Kembali Tewas Ditembak
Ilustrasi perburuan anggota KKB. (Dok. Puspen TNI)

ASKARA - Teror terhadap dunia pendidikan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan membunuh guru di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, terus berlanjut. 

Setelah KKB membunuh guru Oktavianus Rayo yang ditembak saat berada di kiosnya pada Kamis (8/4), KKB kembali menembak masyarakat sipil bernama Yonatan Renden yang berprofesi sebagai guru honorer di SMPN Beoga, Jumat (9/4).

Yonatan Renden ditembak oleh KKB saat dirinya bersama Kepala SMPN Beoga Junaedi sedang melakukan pengurusan jenazah Oktavianus Rayo di Kampung Onggolan, Distrik Beoga.

"Penembakan terjadi sekitar pukul 16.45 WIT saat keduanya sedang mengambil terpal untuk alas jenazah Oktavianus Rayo. Akibat tembakan itu, Yonatan Renden meninggal dunia dengan luka tembakan di bagian dada kiri dan kanan," jelas Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa, Sabtu (10/4).

Lebih lanjut, dijelaskannya, untuk jenazah Yonatan Renden saat ini sudah dievakuasi dari tempat kejadian ke Puskesmas Beoga sekitar pukul 19.00 WIT oleh Satgas Gabungan Yonif 715/Mtl dan Koramil Beoga. 

"Saat evakuasi ini, aparat gabungan Yonif 715/Mtl dan Koramil Beoga mendapatkan gangguan tembakan dari KKB yang melakukan penembakan terhadap korban," ujar Kolonel Czi IGN Suriastawa.

Hingga saat ini, selain melakukan pengejaran terhadap KKB yang melakukan pembunuhan terhadap guru dan pembakaran sekolah tersebut, aparat gabungan TNI-Polri wilayah Beoga melaksanakan siaga untuk menjaga keamanan dan mencegah aksi-aksi KKB. 

Komentar