Gerakan Sobat Bhumi Tingkatkan Potensi Perkebunan Dusun Krinjing
ASKARA - Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik LPP Yogyakarta bekerja sama dengan PT Parama Bhumi Nusantara membangun sektor perkebunan di Dusun Krinjing melalui Gerakan Sobat Bhumi.
Sinergi yang diinisiasi oleh Sobat Bhumi adalah sinergi pentahelix yakni antara perguruan tinggi, dunia industri, pemerintah, masyarakat dan media merupakan kunci untuk mendorong kemajuan yang berkualitas.
BEM Politeknik LPP Yogyakarta akan melakukan pengabdian di Dusun Krinjing sebagai kegiatan sustainable atau berkelanjutan yang diberi nama Politeknik Untuk Negeri (PUN) dengan mengusung tema "Membangun Desa Mandiri dan Bestari."
Dusun Krinjing merupakan salah satu dusun yang terletak di Desa Krinjing, Kecamatan Kejoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Masyarakat Dusun Krinjing mayoritas adalah petani dengan komoditas pertanian yang budidayakan yakni tanaman pangan dan hortikultura seperti kopi, kemungkus, kapulaga dan buah-buahan.
Kurangnya pemahaman pembudidayaan tanaman pertanian menjadi kendala bagi masyarakat Desa Krinjing untuk memperoleh produktivitas yang tinggi, mengingat metode pertanian di desa tersebut masih menggunakan metode tradisional.
"Masyarakat di desa ini masih menggunakan pola pikir asal tumbuh saja sudah allhamdullilah," kata Nasofi, salah satu pegiat komunitas petani Desa Krinjing, Senin (22/3).
Nasofi menambahkan, selama ini masyarakat Dusun Krinjing masih menggunakan metode turun-temurun yang diwariskan nenek moyang mereka.

Sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi poin ketiga yaitu pengabdian kepada masyarakat, BEM Politeknik LPP Yogyakarta berkeinginan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan dapat mengembangkan potensi desa yang ada.
Dalam pelaksanaannya, BEM Politeknik LPP Yogyakarta bekerja sama dengan PT Parama Bhumi Nusantara dan Andromeda. Harapan dari kerja sama ini dapat mengoptimalkan seluruh potensi yang ada di Dusun Krinjing secara maksimal.

Komentar