Kamis, 22 April 2021 | 03:21
NEWS

Lomba Tumpeng Alat Kesehatan, Cara Unik Merayakan Dies Natalis ke-71 Fakultas Kedokteran UI

Lomba Tumpeng Alat Kesehatan, Cara Unik Merayakan Dies Natalis ke-71 Fakultas Kedokteran UI
(Ist)

ASKARA - Ada yang berbeda dalam perayaan Dies Natalis Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada Rabu 24 Februari. 

Perayaan yang setiap tahun selalu dipuncaki dengan lomba tumpeng nasi lengkap, kali ini berubah karena pandemi menjadi Lomba Tumpeng Alat Kesehatan.

Sebanyak 32 tim menjadi peserta lomba tumpeng, semuanya berasal dari berbagai departemen di FKUI, RSUPN Cipto Mangunkusumo, RS jejaring seperti RSUI dan RS Persahabatan serta Ikatan Alumni FKUI berbagai angkatan.

Alat kesehatan dan obat yang dapat digunakan untuk layanan pasien Covid-19 dikemas dan disusun sedemikian rupa menyerupai berbagai bentuk kreatif, mulai dari parsel indah sampai maket gedung FKUI yang sangat detail. 

Ketua Panitia Sarasehan Daring dan Tumpeng Akbar Dies Natalis ke-71 FKUI dr. Rino Bonti, SpOG menyatakan bahwa peserta tidak sekadar menyerahkan tumpeng tetapi juga video naratif tentang filosofi tumpeng mereka.

"Tim juri yang berisikan dokter spesialis dan guru besar FKUI akhirnya menetapkan bahwa tumpeng Iluni FKUI 90 menjadi pemenang pertama," kata dr. Rino Bonti, Kamis (25/2).

Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG(K) MPH yang menjadi ketua umum Panitia Dies Natalis ke-71 FKUI Tahun 2021 mengatakan, isi tumpeng berupa alat-alat kesehatan dan obat selanjutnya akan didonasikan ke RSUPN Cipto Mangunkusumo untuk kepentingan layanan pasien Covid-19.
 
Prof Budi melanjutkan bahwa ada enam rangkaian acara dies natalis yang sejauh ini telah berhasil menggalang donasi sebesar Rp 248 juta untuk membantu pencegahan infeksi Covid-19 pada mahasiswa, peserta pendidikan dokter spesialis dan tenaga kesehatan lainnya. Sejumlah donasi juga diserahkan untuk masyarakat terdampak Covid-19.

Lomba Tumpeng Alat Kesehatan adalah bagian dari Sarasehan Daring dan Tumpeng Akbar yang merupakan acara puncak Dies Natalis ke-71 FKUI. 

Dekan FKUI Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam SpPD KGEH, MMB, FINASIM menjelaskan bahwa FKUI sejak awal pandemi sudah terlibat mendukung pemerintah mengatasi pandemi, mulai dari mengadakan edukasi berupa simposium dan acara di radio RRI sampai berkontribusi membuat ventilator dan alat swab.

Pada acara puncak Dies Natalis ke-71 FKUI, Menteri Kesehatan Budi G Sadikin sebagai keynote speaker menekankan pentingnya kontribusi dokter-dokter alumni FKUI selama pandemi.

"Krisis akibat Covid-19 ini harus disikapi secara berbeda. Dibutuhkan kontribusi orang-orang dari sektor kesehatan agar pemerintah dapat mengeluarkan policy response yang tepat. Kebijakan harus berpihak pada kesehatan terlebih dahulu. Bila masyarakat sehat dan aman maka kebangkitan ekonomi akan mengikuti," papar Budi.

Selain Lomba Tumpeng Alat Kesehatan dan sarasehan daring, puncak perayaan Dies Natalis ke-71 FKUI juga diisi dengan peresmian pembangunan taman FKUI dan pemasangan kembali prasasti batu pertama pembangunan Gedung FKUI yang sudah berusia 100 tahun.

Komentar