Selasa, 21 Juli 2026 | 22:55
NEWS

Tangani Banjir, Ganjar Minta Rumah Pompa Terus Beroperasi

Tangani Banjir, Ganjar Minta Rumah Pompa Terus Beroperasi
Gubernur Ganjar Pranowo mengecek rumah pompa di Kota Lama Semarang. (IG/Ganjar Pranowo)

ASKARA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta agar rumah-rumah pompa terus dioperasikan hingga akhir Februari. Sehingga genangan banjir di beberapa wilayah dapat segera surut.

"Masih terjadi beberapa genangan seperti di Kota Lama kemudian yang ada di sekitar bandara. Kita coba cek pompanya alhamdulillah hidup maka kita minta pompa ditunggui. Mudah-mudahan Insya Allah kalau hari ini tidak ada hujan lebat mudah-mudahan sudah kering," jelasnya saat memantau titik banjir di Kota Semarang, Rabu (24/2).

Ganjar mengaku telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana dan pejabat di Pemkot Semarang diminta aktif memantau rumah pompa yang ada. Dia juga meminta untuk memastikan tidak ada pompa yang rusak karena kondisi hujan akan berlangsung hingga akhir Februari.

Ganjar kemudian melanjutkan pengecekan ke rumah pompa di Jembatan Mberok, Kota Lama. Dia meminta petugas rumah pompa untuk selalu berkomunikasi dengan pihak PLN agar listrik di rumah pompa tidak sampai terputus.

Mengenai banjir di Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Selasa petang kemarin, yang surut 1,5 jam kemudian, Ganjar menyebut sudah melakukan upaya penanganan dan akan dilanjutkan. Dia sudah mengecek dan ditemukan ada banyak sampah. 

"Mulai tadi malam dibersihkan, butuh peralatan dan hari ini diteruskan. Ternyata ada limpahan di belakang masjid itu karena temboknya ambruk dan roboh ternyata di sana airnya banyak. Jadi kemungkinan itu penyebabnya," jelas Ganjar.

Banjir di Komplek Kantor Gubernur Jateng juga disebabkan adanya tanggul kecil pada proyek pembangunan Gedung DPRD Jateng, sehingga terpaksa dijebol agar aliran air tidak terhalang.

Komentar