Kamis, 18 Juni 2026 | 02:19
NEWS

Rumahnya Kebanjiran, Djarot Saiful Hidayat Sebut Kinerja Anies Baswedan Belum Kelihatan

Rumahnya Kebanjiran, Djarot Saiful Hidayat Sebut Kinerja Anies Baswedan Belum Kelihatan
Djarot Saiful Hidayat (Beritajakarta.id)

ASKARA - Banjir yang terjadi di DKI Jakarta ternyata berimbas ke rumah mantan Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat. 

Rumah Djarot di wilayah Jakarta Selatan kebanjiran pada Sabtu kemarin (21/2).

Namun, banjir di rumah Djarot tidak parah. Tapi menyebabkan politikus PDI Perjuangan itu tidak keluar rumah. 

"Kemarin alhamdulillah dapat kiriman (air, red), sudah masuk sampai garasi. Kami tidak bisa keluar ke mana-mana karena lingkungan sekitarnya banjir semuanya," kata Djarot, usai menghadiri kegiatan penanaman pohon dan penaburan benih ikan di Waduk Cincin, Jakarta Utara, Minggu (21/2). 

Dikatakan Djarot, banjir itu membuat rumahnya dipenuhi berbagai barang yang tersangkut saat terbawa arus.  

"Saya dapat banyak kiriman. Ada kiriman ember, pot, bunga, ular belum, alhamdulillah," ucapnya.

Djarot mengajak semua pihak membantu Gubernur DKI Anies Baswedan mengatasi banjir yang terjadi di Ibu Kota. 

Sebab, kinerja Anies dalam mengatasi banjir belum terlihat. 

"Oleh karena itu, Pak Gubernur Anies ini harus kita bantu, karena kerja tiga tahun ini masih belum kelihatan. PDI Perjuangan sepakat untuk bisa membantu rakyat DKI sebetulnya," ungkapnya.

Djarot juga menyinggung soal Waduk Cincin yang belum diperhatikan oleh Pemprov DKI. 

Mantan Wali Kota Blitar itu menjelaskan, sudah tiga tahun belakangan ini waduk di wilayah Kecamatan Tanjung Priok itu tidak tidak dikeruk. 

"Saya tadi ngomong-ngomong dengan orang sini, sudah berapa tahun di sini tidak dikeruk. Tiga tahun belum dikeruk, makanya baunya sedikit agak menyengat, (bau) sulfur," tutur Djarot.

Gubernur ke-15 DKI Jakarta itu menambahkan, sejatinya Waduk Cinci bisa digunakan untuk wisata air. 

Menurut Djarot, dirinya semasa masih memimpin Pemprov DKI sempat melakukan groundbreaking pengembangan wisata air di Waduk Cincin.

Djarot menuturkan, Waduk Cincin bisa dimanfaatkan untuk olahrage jet ski dan dayung. Namun, hal yang lebih mendesak saat ini ialah pengerukan waduk.  

"Maka mari kita bantu Pak Anies untuk menebarkan ikan di sini, agar waduk ini dikeruk. Ditanami (pohon) di sini supaya rindang, bisa memberikan manfaat bagi warga Jakarta Utara," kata Djarot. 

Soal cuaca ekstrem yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya belakangan ini, Djarot menyebut hal itu sudah diprediksi sejak lama. 

"Ini menuntut kepala daerah bekerja ekstrem, bekerja keras untuk mengantisipasi perubahan iklim. Kalau kerjanya biasa-biasa saja susah," tutur Djarot. 

Dia juga melihat banjir yang terjadi di Jakarta Selatan terjadi lantaran sodetan Kali Ciliwung ke Banjir Kanal Barat tidak diteruskan. Apabila aliran air lancar, pasokan  dari hulu akan mudah diarahkan ke hilir. 

"Sehingga tidak melimpah ke mana-mana. Ini bisa menyelamatkan orang banyak. Karena filosofinya berbeda. Mungkin filosofinya lebih arif, air itu ditahan saja biar lama. Supaya kami bisa dapat ikan di situ, bikin kolamnya," ulasnya.(jpnn)

Komentar