Rabu, 29 September 2021 | 00:07
NEWS

Beredar Undangan Demo Pemakzulan Jokowi, Begini Kata BEM SI

Beredar Undangan Demo Pemakzulan Jokowi, Begini Kata BEM SI
Ilustrasi Demo di DPR (Dok Hidayatullah.com)

ASKARA - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), membantah rencana aksi demonstrasi dengan agenda pemakzulan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf). 

Menurut BEM SI, ajakan aksi itu bukan datang dari mereka.

"Tidak benar adanya BEM SI akan melaksanakan aksi pemakzulan Presiden Jokowi Pada Jumat 12 Februari 2021. Serta tidak terlibat sama sekali di dalamnya," kata Koordinator Pusat Aliansi BEM SI, Remy Hastian dalam keterangannya, Selasa (9/2).

Pihaknya, kata Remy, menjunjung tinggi nilai demokrasi dan bertindak konstitusional, serta tidak membenarkan tindakan inkonstitusional berupa pemakzulan secara paksa terhadap Presiden RI.

Mengenai undangan yang disampaikan pesan singkat di media sosial Whatsapp yang berisi ajakan demonstrasi itu bukan mengatasnamakan mahasiswa BEM-SI.

"Pesan berantai yang tersebar merupakan atas nama BEM Indonesia bukan Aliansi BEM Seluruh Indonesia," terangnya.

Kendati demikian, BEM SI juga masih konsisten menolak adanya kebijakan tidak pro-rakyat seperti disahkannya Omnibus UU Cipta Kerja, UU Minerba, UU KPK dan UU lainnya yang memberangus hak dan menyengsarakan rakyat Indonesia.

Serta menolak adanya upaya penggabungan kembali Dwifungsi ABRI yang jauh dari cita-cita reformasi.

Sebelumnya beredar undangan lewat pesan singkat yang isinya mengajak bergabung dalam aksi demonstrasi pada hari Jumat (12/2) bertepatan Hari Raya Imlek, dengan titik kumpul Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. 

Undangan disebarkan melalui media sosial WhatApps mengatas-namakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia, membawa tema untuk memakzulkan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres KH Ma'ruf Amin.

Ajakan demonstrasi itu rencananya digelar dilaksanakan usai Salat Jumat tanggal 12 Februari 2021. Pada hari itu diketahui adalah hari libur nasional perayaan Hari Raya Imlek.

Dalam undangan menyebutkan, titik kumpul aksi demo akan ditempatkan di Tugu Proklamasi, Menteng. Kemudian, dari situ lalu menuju lokasi demo di depan Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.

Untuk peserta aksi disarankan mengenakan pakaian atasan (kemeja) berwarna putih dengan celana bawahan berwarna hitam.

Komentar