Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:08
NEWS

Webinar HPN, Kementerian ATR/BPN Sosialisasikan Arah Kebijakan Pertanahan Pasca UU Cipta Kerja

Webinar HPN, Kementerian ATR/BPN Sosialisasikan Arah Kebijakan Pertanahan Pasca UU Cipta Kerja
(Humas HPN 2021)

ASKARA - Dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2021, Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar webinar bertema "Arah Kebijakan Pertanahan Pasca Undang-Undang Cipta Kerja" yang akan digelar Kamis besok (4/2).

Ketua Pelaksana Webinar Kementerian ATR/BPN Naek Pangaribuan didampingi Sekretaris PWI Jaya Kesit B Handoyo mengatakan, webinar tersebut direncanakan berlangsung mulai pukul 12.00 WIB. Sebagai keynote speech menghadirkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil. Sementara pembicara utama Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto.

"Acara webinar dalam rangka HPN 2021 akan dibuka oleh Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, dilanjutkan dengan keynote speech menteri ATR/BPN. Sementara itu, peserta webinar akan diikuti dari anggota dan pengurus PWI daerah di 34 provinsi di seluruh Indonesia," jelas Naek Pangaribuan saat gladi resik di Kantor Kementerian ATR/BPN, Kebayoran, Jakarta Selatan, Rabu (3/2).

Dia juga menyebutkan, pada Selasa 9 Februari mendatang saat puncak HPN 2021 akan dilakukan penandatanganan MoU antara PWI dengan Kementerian ATR/BPN terkait kerja sama sosialisasi program Kementerian ATR/BPN.

"Nantinya Pak Menteri Sofyan Djalil akan menandatangani MoU dengan Ketum PWI Pusat Atal S Depari, disaksikan oleh Presiden Jokowi dari Istana secara virtual," ujar Naek Pangaribuan.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian ATR/BPN Indra Gunawan mengungkapkan, pembahasan materi webinar tersebut juga mengenai pasca ditetapkannya UU Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja yang melahirkan banyak terobosan baru di bidang pertanahan dan tata ruang.

"Untuk lebih lanjut apa saja terobosan Kementerian ATR/BPN maka dalam rangkaian HPN 2021 ini dengan tema Bangkit dari Pandemi, Jakarta Gerbang Pemulihan Ekonomi Bersama Pers Sebagai Akselerator Perubahan menjadi sajian yang menarik," pungkas Indra.

Komentar