Senin, 08 Juni 2026 | 06:23
NEWS

Menuju Satu Abad Nahdlatul Ulama, Perkuat Harmoni Islam-Nasionalisme

Menuju Satu Abad Nahdlatul Ulama, Perkuat Harmoni Islam-Nasionalisme
Nahdlatul Ulama (Dok Indopolitika.com)

ASKARA - Organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-95. Lima tahun lagi, NU akan berusia satu abad. 

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Muchamad Nabil Haroen mengatakan, Harlah NU ke-95 merupakan sebuah tonggak penting, mengingat NU mengalami berbagai dinamika dalam setiap zamannya.  

"NU jelas terbukti setia mengawal NKRI, menguatkan keindonesiaan-kebangsaan. Pengabdian NU bukan pada kekuasaan-pemerintahan, tapi dukungan yang kuat kepada negara serta mengabdi untuk bangsa. Ini karena NU juga turut memperjuangkan kemerdekaan," ujar Nabil Haroen, dalam keterangan tertulis kepada Askara, Minggu (31/1). 

Saat ini, kata Nabil Haroen, di tengah pandemi, NU bergerak aktif untuk mencari solusi dalam penanganan pandemi dan bencana, seraya terus menginisiasi kolaborasi serta memperkuat solidaritas global.

"Saat ini, penting sekali memperkuat Islam dan nasionalisme. Ketika demokrasi ala Amerika Serikat mendapat kritikan keras serta ujian di internal mereka, Indonesia tetap menjaga tradisi politik demokratis yang bersanding dengan nilai-nilai agama. Meski, di dalam negeri juga menghadapi tantangan ekstremisme, terorisme dan ancaman radikalisme dari kelompok-kelompok yang selama ini ingin mengganti dasar ideologi negara," kata dia.

Ditegaskan Nabil Haroen, Pancasila jelas menjadi dasar penting, sebagai jiwa bangsa. Maka, memperkuat harmoni Islam dan nasionalisme menjadi keharusan. 
"Bahwa, warna Indonesia terhampar dalam bendera merah putih, yang melambangkan nasionalis religius," tuturnya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama itu mengatakan, Nahdlatul Ulama akan terus berpartner dengan kelompok-kelompok yang setia dengan NKRI. NU juga akan terus mengingatkan negara akan membersihkan birokrasinya dari kelompok radikalis. 

"Selain itu, NU juga mendorong kadernya mewarnai partai-partai yang sejalan dengan garis perjuangan NU, untuk mengawal perjuangan politik," ucapnya.

Dalam Harlah NU Ke-95 ini, PDI Perjuangan memperingati Harlah NU dengan sangat meriah. 

"Terima kasih PDI Perjuangan yang memberi dukungan untuk terus menguatkan relasi Islam-nasionalisme. Mari kita terus kawal NKRI, menjaga Indonesia," tandasnya.

 

Komentar