Rabu, 22 Juli 2026 | 00:52
NEWS

Jasa Raharja Sudah Bergerak, Segera Beri Santunan untuk Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ-182

Jasa Raharja Sudah Bergerak, Segera Beri Santunan untuk Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ-182
Jasa Raharja (Dok Nugroho Sejati/kumparan)

ASKARA - PT Jasa Raharja sudah melakukan pendataan terhadap seluruh korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan nomor registrasi SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1) kemarin.

Pendataan dilakukan untuk menyesuaikan data berdasarkan manifest di pesawat tersebut.

"Tadi malam hari ini kami sudah siap melakukan pendataan dan survei ke rumah para korban untuk memastikan kebenaran," kata Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo, Minggu (10/1).

Dikatakan Budi, pihaknya juga akan menyiapkan santunan untuk keluarga korban. Santunan itu sendiri bakal diberikan oleh Jasa Raharja.

"Pada saatnya kami akan segera memberikan santunan kepada keluarga korban. Dalam hal ini sudah dinyatakan resmi oleh pemerintah dan ini merupakan suatu kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada anggota masyarakat yang mengalami musibah," ungkap Budi.

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJY-182 dinyatakan hilang kontak, Sabtu (9/1) sore. 

Dalam aplikasi flightradar24 tertulis, status pesawat tidak diketahui.

Masih dalam aplikasi flightradar24, pesawat tertulis terbang dari Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 14.36 WIB. Pesawat dijadwalkan tiba sekitar pukul 15.15 WIB di Pontianak.

Mengacu catatan terbang di flightradar24, pesawat tak terpantau setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta. Tepatnya ketika berada di atas perairan Kepulauan Seribu. 

Masih mengacu catatan terbang di flightradar24, pesawat sempat mencapai ketinggian 10.900 kaki di perairan Kepulauan Seribu. Ketika itu, kecepatan pesawat tercatat 287 knots. 

Namun, kecepatan pesawat menurun setelah mencapai ketinggian 10.900 kaki. Tercatat, kecepatan pesawat menurun ke 224 knots saat ketinggian 8.950 kaki.

Tidak lama kemudian, kecepatan pesawat SJ-182 terus menurun ke 115 knots dengan ketinggian 5.400 kaki. Berselang setelah itu, ketinggian pesawat langsung turun hingga 250 kaki. 

Total, pesawat tersebut mengangkut 62 orang di antaranya 12 kru pesawat dan 50 penumpang. 50 penumpang itu terdiri dari 40 penumpang dewasa, tujuh anak-anak dan tiga bayi.

Komentar