Kamis, 04 Juni 2026 | 09:43
NEWS

Simak, Ini 4 Program Prioritas Risma Sebagai Menteri Sosial

Simak, Ini 4 Program Prioritas Risma Sebagai Menteri Sosial
Tri Rismaharini ditunjuk Jokowi sebagai Mensos (Sekretariat Presiden)

ASKARA - Tri Rismaharini ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjabat sebagai Menteri Sosial. Mantan Wali Kota Surabaya itu mempunyai empat program kerja yang akan menjadi fokus pembenahan.

Pertama, yang jadi perhatian Risma adalah mengenai data penerima bansos. Dia akan bekerja sama dengan kementerian terkait dalam penyaluran bansos sehingga tepat sasaran. 

"Program kami pertama, perbaikan data penerima bantuan. Kami akan kerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri, terutama soal data kependudukan dan perguruan tinggi yang ada di wilayah masing-masing," katanya dalam YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (22/12).

Risma berpendapat akan lebih baik jika penyaluran bansos melibatkan perguruan tinggi di dalam implementasi di lapangan.

"Sehingga output atau goal-nya bisa dilihat dan bisa kita lakukan evaluasi bersama dengan perguruan tinggi," tuturnya. Hal itu berkaca banyak laporan yang menyebut ketidaktepatan penerima bansos dari pemerintah.

Program kedua ialah program pemberdayaan. Sebagaimana diamanatkan di undang-undang, pertama ialah kemanusiaan, keadilan dan fakir miskin dan anak terlantar di bawah tanggungan pemerintah.

Risma menyebut pihaknya akan memberikan perhatian terutama terhadap anak-anak terlantar dan fakir miskin. "Itu yang akan kami prioritaskan untuk program pemberdayaannya," tutur Risma.

Maka anak-anak jalanan tidak hanya mengadahkan tangan, namun bisa melakukan segala sesuatu. Termasuk yang sudah dilakukan sebelumnya meski mereka disabilitas, mereka bisa berguna bermanfaat.

"Juga anak jalanan bisa berguna untuk bangsa dan negara kita," ujar politikus PDIP itu.

Program ketiga, pemberdayaan dengan kerja sama beberapa kementerian. Program itu diberlakukan khususnya untuk memberdayakan kaum ibu.

"Misalkan Kementerian Koperasi, Perdagangan, Perindustrian, kalau suaminya sudah bekerja, tapi kondisinya masih butuh bantuan, maka kami akan melibatkan mesin kedua yaitu kaum ibu-ibunya," ungkap Risma.

Bahkan Risma ingin membentuk koperasi-koperasi, baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan. "Kita lihat perkembangannya, karena tiap daerah mempunyai karakteristik yang berbeda-beda," imbuh Risma.

Terlebih keberadaan koperasi sangat membantu masyarakat. Menurut Risma, penyelesaian masalah sosial di masyarakat akan semakin mudah dilakukan.

"Kalau kita bisa bersama-sama, percepatan pengurangan kemiskinan dan pengurangan untuk warga yang membutuhkan. Seperti penyandang disabilitas dan masalah sosial itu bisa ditangani secara komprehensif dan terintegrasi," ucap Risma.

Program terakhir ialah mengenai persoalan anak terlantar. Tentu pihaknya ingin memberikan kemudahan akses dalam beberapa sektor. Seperti pendidikan dan kesehatan. 

"Kita ingin anak-anak semua mendapatkan hak akses pendidikannya. Mereka juga harus mendapatkan hak untuk kesehatannya," tandasnya. 

 

Komentar